Pembunuhan Kim Jung-nam, Siti Aisyah Punya Nama Alias Eneng

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rahmat Yusri, Ketua RT 05, Angke Indah sedang menjelaskan mengenai Siti Aisyah saat tinggal di Angke Indah, Jakarta, 17 Februari 2017. TEMPO/Benedicta Alvinta

    Rahmat Yusri, Ketua RT 05, Angke Indah sedang menjelaskan mengenai Siti Aisyah saat tinggal di Angke Indah, Jakarta, 17 Februari 2017. TEMPO/Benedicta Alvinta

    TEMPO.CO, Jakarta - Warga negara Indonesia bernama Siti Aisyah ditangkap otoritas keamanan Malaysia karena diduga terlibat pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. Dari Kantor Imigrasi Jakarta Barat, diketahui Siti berdomisili di Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

    Baca: Agen Asing Diduga Manfaatkan Siti Aisyah Bunuh Kim Jong-nam

    "Benar, dia dulu tinggal di sini bersama mertuanya. Tapi sekarang sudah pindah setelah bercerai dari suaminya," kata Ida Anisa Fitri, 25 tahun, warga Jalan Angke Indah, RT 05 RW 03, Kelurahan Angke, Jumat, 18 Februari 2017.

    Menurut Ida, para tetangga memanggil Siti dengan sebutan Eneng. Namun ia tidak kenal dekat dengan perempuan itu. "Dia tidak pernah bergaul dengan tetangga," ucapnya. "Eneng pendiam, jarang keluar rumah. Suaminya yang ramah."

    Baca: Hanya Lima Detik, Pembunuhan Hingga Kematian Kim Jong-nam

    Suami Siti bernama Gunawan alias Ajun. Orang tua Ajun, Lian Kiong alias Akion, memiliki usaha konveksi. Siti dulu bekerja di konveksi itu. Ajun kemudian menikah Siti pada 2009.

    Rahmat Yusri, Ketua RT 05, menuturkan pasangan Ajun-Siti berangkat ke Malaysia pada 2010. Mereka hanya sesekali pulang ke Jakarta. "Kabarnya, pada 2012, mereka bercerai," tutur Rahmat. Tetangga tidak ada yang tahu lagi keberadaan Siti. Namun, menurut kabar, Siti kembali ke Malaysia untuk bekerja.  

    Baca: Soal Siti Aisyah, Migrant Care Desak Pemerintah Mendampingi

    Menurut Rahmat, berdasarkan keterangan keluarga Ajun, Siti pernah muncul di Jakarta pada Januari 2017. Tapi, tidak lama kemudian, dia pergi lagi. "Nah, sekarang dapat kabar bahwa dia ditangkap di Malaysia," kata Rahmat. 

    Rahmat mendapatkan kabar tentang penangkapan Siti dari pegawai Kementerian Luar Negeri. "Ada prang Kemenlu yang menghubungi saya untuk menanyakan keberadaan Siti," ucap Rahmat.

    BENEDICTA ALVINTA | SNO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.