Kunjungi Korban Banjir, Ahok Enggan Masuk Masjid

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meninjau RT 01 RW 12 Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, 20 Februari 2017. TEMPO/Lani Diana

    Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meninjau RT 01 RW 12 Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, 20 Februari 2017. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah penduduk yang mengungsi karena rumahnya terkena banjir di Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, terlihat antusias. Mereka mendengar kabar Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama akan datang ke tempat itu. Ahok, begitu sapaan Basuki, menemui penduduk yang mengungsi di Masjid Universitas Borobudur, Jakarta Timur.

    Masjid yang berada di kompleks Universitas Borobudur itu letaknya tidak jauh dari lokasi banjir di RW 04. Masjid ini menampung sekitar 109 keluarga dengan total 369 jiwa. Tidak hanya di dalam masjid, pelataran juga dipenuhi tikar-tikar untuk tempat beristirahat para pengungsi.

    Sebagian penduduk menanti kedatangan Ahok di tempat parkir masjid. Sedangkan sebagian lainnya menunggu di dalam masjid dan berharap Ahok mau masuk ke dalam dan melihat keadaan mereka.

    Baca:
    Banjir di Cipinang Melayu, Turap Kali Sunter Kurang 2 Km
    Ke Lokasi Banjir, Anies : Program Banjir DKI Tak Berhasil
    Kadis Tata Air DKI Ungkap Kendala Vertical Drainase

    Ketika Ahok datang, pengungsi terlihat sangat antusias. Ada beberapa yang langsung mengacungkan dua jari mereka. Itu untuk menunjukan mereka mendukung Ahok untuk menjadi gubernur lagi. Angka dua adalah nomor urut Ahok dan Djarot Saiful Hidayat dalam Pilkada DKI 2017.

    Sebagian penduduk mengajak Ahok masuk ke masjid dengan berkata, "Pak, tengok ke dalam dong. Saya pilih nomor dua" atau "Pak, saya pilih nomor dua loh.”

    Ahok tidak menggubris ajakan itu. Dia memilih tetap di luar masjid untuk menyapa masyarakat dan berfoto bersama. Ahok pun menyempatkan diri untuk menggali informasi tentang kondisi pengungsi dan banjir di kawasan itu.

    MARIA FRANSISCA | BUDI R.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bahayanya Sampah Laut Bagi Ekosistem

    Laut menyimpan banyak sekali manfaat. Namun, kondisinya sekarang sangat memprihatinkan. Banyaknya Sampah Laut menjadi masalah besar sekarang ini.