Ribut dengan Istri, Pria Ini Siarkan Aksi Bunuh Diri di Facebook

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Budi Yanto

    TEMPO/Budi Yanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pahinggar Indrawan  tewas gantung diri di rumahnya di Jalan Kemenyan Nomor 5, Ciganjur Jagakarsa Jakarta Selatan, pada Jumat 17 Maret 2017. Sebelum melakukan aksinya, pria berusia 50 tahun itu merekam aksinya dalam siaran Facebook Live di akun pribadinya.

    "Di dekat korban ditemukan HP yang terdapat video detik-detik melakukan aksi bunuh diri," kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Jakarta Selatan, Komisaris Purwanta dalam keterangan tertulisnya.

    Ia mengatakan mayat ditemukan sekitar pukul 13.30 WIB oleh M Sidiq,  ketua RT setempat. Sidiq diminta datang oleh anak korban. Menurut Purwanta, Pahinggar sedang memiliki masalah dengan istrinya.

    Baca juga: Seorang Narapidana Lapas Cirebon Ditemukan Tewas Tergantung 

    "Jam 04.00 WIB terjadi keributan antara korban dengan isterinya, permasalahan cemburu," kata dia. Hal ini senada dengan pernyataan Pahinggar sebelum tewas.

    Dari rekaman video live di akun Facebook pribadi Pahinggar, nampak dua siaran live ia lakukan. Pertama, ia menyatakan alasannya melakukan aksi itu. Kedua, rekaman itu menunjukan detik-detik ia memasang tali ke lehernya dan melompat.

    Dua rekaman itu sempat disaksikan ribuan orang dan berkali-kali dibagikan. Namun saat ini, pihak Facebook telah menghapus rekaman itu dari timeline Facebook Pahinggar.

    Baca juga: Tulis 'Lelah' di Dinding, Pemuda Ini Lalu Gantung Diri  

    Dari lokasi mayat, polisi mengambil sejumlah barang bukti. Mulai dari ponsel pribadi Pahinggar juga tali plastik berwarna biru. Purwanta menyatakan tak ada tanda-tanda luka dari tubuh korban. Saat ini jenazah dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati.

    EGI ADYATAMA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.