Selasa, 20 Februari 2018

Ruby Peggy Ajukan Permohonan Penangguhan Penahanan  

Oleh :

Tempo.co

Senin, 20 Maret 2017 19:31 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ruby Peggy Ajukan Permohonan Penangguhan Penahanan  

    Polres Jakarta Barat merilis pengakuan langsung tersangka pemukulan, RUby Peggy soal kabar diskriminasi dirinya di Polres Jakarta Barat, Senin, 20 Maret 2017. INGE KLARA/TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Ruby Peggy Prima, tersangka pengeroyok relawan calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat bernama Iwan, mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Permohonan itu dilayangkan ibu Ruby Peggy, Euis Herlinawati.

    Baca juga: Ruby Peggy Bantah Didiskriminasi Polres Jakarta Barat

    Euis juga membantah anaknya ikut memukul Iwan. Ia berdalih, anaknya saat itu berusaha melerai perkelahian yang terjadi.

    "Dia tidak memukul, hanya melerai supaya warga tidak memukuli (Iwan). Sebab, saat itu, Iwan membuat kegaduhan dan mabuk," ujar Euis di Markas Kepolisian Resor Jakarta Barat, Senin, 20 Maret 2017.

    Kuasa hukum Ruby Peggy, Peggy Helmi Jufri, berharap kliennya segera dibebaskan.

    Sementara itu, Wakil Kepala Polres Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Adex Yudiswan menuturkan pengajuan permohonan penangguhan penahanan adalah hak tiap tersangka. Namun keputusan mengabulkannya atau tidak ada di tangan penyidik.

    "Itu hak mereka mau mengajukan, tapi apakah itu disetujui atau tidak, kita kembalikan ke penyidik," katanya.

    INGE KLARA SAFITRI



     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Nomor Urut Partai Politik Peserta Pemilu 2019

    Ketua KPU Arief Budiman memimpin pengundian nomor urut untuk partai politik peserta Pemilu 2019 pada Sabtu 17 Februari 2018, Golkar dapat nomor 4.