Minggu, 25 Februari 2018

Sidang Ahok ke-15, Relawan Basuki-Djarot Orasi dan Bergoyang

Oleh :

Tempo.co

Selasa, 21 Maret 2017 11:06 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sidang Ahok ke-15, Relawan Basuki-Djarot Orasi dan Bergoyang

    Seorang wanita menunjukkan spanduk yang bertuliskan bahwa Ahok tidak bersalah di depan gerbang Kementerian Pertanian jalan Ragunan, Jakarta Selatan, 7 Maret 2017. Aksi ini dilakukan saat sidang dugaan penistaan agama ke-13. TEMPO/Yola destria/Magang

    TEMPO.CO, Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjalani sidang ke-15 kasus dugaan penistaan agama di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, hari ini, Selasa, 21 Maret 2017. Relawan Basuki-Djarot atau biasa disebut Bara-Badja tetap setia mengawal jalannya sidang.

    Baca: Sidang Ahok ke-15, Pengacara Hadirkan Kiai dari NU sebagai Saksi

    Sebanyak 30 orang anggota relawan Bara-Badja mengikuti sidang Ahok di luar ruang sidang dengan berorasi. Di sela-sela orasi, mereka menyanyikan lagu "Bebaskan Ahok" dan beberapa lagu lain. Sambil bernyanyi, mereka bergoyang mengikuti irama lagu.

    "Mari kita bergoyang supaya enjoy," kata Yohanes Budiarso, salah satu relawan Bara-Badja, Selasa.

    Masa pendukung Ahok ini menilai kinerja gubernur DKI Jakarta itu sudah terbukti nyata selama memimpin. Hal ini yang menjadi alasan mereka tetap setia mengawal sidang Ahok. Mereka mengusung isu Bhinneka Tunggal Ika.

    Tak hanya pendukung Ahok, massa kontra Ahok juga berada di luar halaman Kementerian Pertanian. Personel polisi yang bertugas mengamankan sidang tetap memisahkan massa pro dan kontra Ahok dengan pagar berduri.

    Baca: Sidang Ahok, Tiga Saksi Ahli Dihadirkan Tim Pengacara

    Pada sidang ke-15, tim kuasa hukum Ahok akan menghadirkan tiga saksi ahli. Anggota tim kuasa hukum Ahok, Humphrey R. Djemat, saat dikonfirmasi Tempo, Senin, 20 Maret, menyebutkan tiga saksi yang akan dihadirkan, yaitu Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Kiai Haji Ahmad Ishomuddin; guru besar linguistik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, Rahayu Surtiati; dan dosen Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan, Djisman Samosir. Nama-nama itu juga sudah dikonfirmasi Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

    BENEDICTA ALVINTA | RW


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.