Pemimpin Aksi 313 Sekaligus Sekjen FUI, Al Khaththath, Ditangkap

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Syihab di atas mobil komando. Rizieq mempersilakan Sekjen FUI Muhammad Al Khaththath untuk menyampaikan hasil pertemuan dengan Komisi Hukum DPR, 21 Februari 2017. TEMPO/Ahmad Faiz

    Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Syihab di atas mobil komando. Rizieq mempersilakan Sekjen FUI Muhammad Al Khaththath untuk menyampaikan hasil pertemuan dengan Komisi Hukum DPR, 21 Februari 2017. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa jam sebelum Aksi 313 digelar, Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath ditangkap polisi, Jumat dinihari, 31 Maret 2017. Koordinator Tim Pengacara Muslim, Ahmad Michdan, membenarkan informasi tersebut.

    "Iya betul, ditangkap semalam, dibawa ke Mako Brimob," kata Michdan saat dikonfirmasi Tempo, Jumat. Kendati demikian, ia belum mengetahui pasti alasan penangkapan Al Khaththath.

    Michdan berujar, ia ditelepon Al Khaththath dan diminta mendampinginya. "Sekarang saya sudah di Mako Brimob, tapi masih di pos jaga, belum boleh masuk," ucapnya.

    Juru bicara Front Pembela Islam (FPI), Slamet Maarif, juga membenarkan kabar ditangkapnya Al Khaththath. "Betul, belum tahu alasannya apa. Saat ini, kami sedang menuju sana (Mako Brimob)," ujarnya.

    Baca: Aksi 313, Ini Imam dan Khatib Salat Jumat di Istiqlal

    Al Khaththath merupakan Sekretaris Jenderal FUI yang menggagas Aksi 313, yang digelar Jumat ini. Kemarin siang, Al Khaththath masih tampak dalam konferensi pers yang digelar untuk menjelaskan tentang Aksi 313. Dalam keterangannya kepada wartawan, Al Khaththath menuturkan Aksi 313 rencananya akan diawali dengan salat Jumat berjemaah dan dilanjutkan long march ke depan Istana Merdeka.

    Mereka menuntut pemberhentian Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta. Adapun Ahok kini tengah menjalani persidangan terkait dengan kasus dugaan penistaan agama yang menjeratnya.

    Baca: Aksi 313, MUI: Lakukan Demo dengan Tertib, Santun, Jangan Ngawur

    INGE KLARA SAFITRI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.