Rabu, 21 Februari 2018

Puluhan Komunitas Siap Ikut Napak Tilas Prabu Siliwangi

Oleh :

Tempo.co

Sabtu, 8 April 2017 19:41 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan Komunitas Siap Ikut Napak Tilas Prabu Siliwangi

    Sebuah dapur yang masih tradisional dengan menggenakan tungku kayu di rumah ketua adat Kampung Urug di Desa Kiara Pandak, Kecamatan Sukajaya, Bogor, (11/10). Kampung ini dianggap masih menyisakan peradaban pada jaman kerajaan Pajajaran yaitu Prabu Siliwangi. Tempo/Fardi Bestari

    TEMPO.CO, Bogor - Puluhan komunitas dari berbagai unsur di Kota Bogor menyatakan siap mengikuti kegiatan napak tilas pada 7 Mei 2017 untuk memperingati 570 tahun kelahiran Prabu Siliwangi. "Sekurangnya ada sebanyak 43 komunitas yang sudah menyatakan dukungannya," kata Sekretaris Baraya Kujang Pajajaran (BKP) Ahmad Fahir yang juga menjadi ketua panitia kegiatan napak tilas, Sabtu, 8 April 2017.

    Baraya Kujang Pajajaran adalah komunitas budaya Sundayang dianggap sebagai pemegang "ageman" atau kujang pusaka Pajajaran. Ahmad Fahir mengatakan agenda itu mendapatkan sambutan yang baik dan dukungan luas dari banyak pihak.

    Sesepuh BKP, Wahyu Affandi Suradinata, mengatakan napak tilas tersebut sebagai pergelaran budaya yang bersejarah di Bogor. "Sejak runtuhnya Kerajaan Pakuan Pajajaran tidak pernah ada catatan napak tilas melibatkan banyak orang, dari situs Batutulis hingga eks-Situs Badigul," kata Wahyu.

    Pengasuh Pesantren Al-Falakiyah Pagentongan Asep Zulfiqor juga menyatakan dukungannya terhadap kegiatan peringatan 570 tahun kelahiran Prabu Siliwangi itu. "Santri Al-Falakiyah akan ikut long march guna membangkitkan kembali gairah budaya Sunda," kata sesepuh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Bogor itu.

    Asep mengemukakan Prabu Siliwangi adalah sosok utama di balik Islamisasi di bumi Pasundan. Semua kerajaan Islam dan sebagian besar ulama terkemuka di tanah Sunda memiliki garis silsilah yang terhubung langsung dengan sang prabu. "Prabu Siliwangi sosok pemimpin paling legendaris di Nusantara. Beliau muslim sejati, diislamkan oleh Syaikh Quro," katanya.

    Komitmen serupa juga disampaikan oleh Pengasuh Pesantren Al-Fatah Ciomas Saeful Milah. Pihaknya akan menerjunkan 300 santri untuk mengikuti kegiatan.

    Ketua BKP Bambang Somantri mengatakan mengalirnya dukungan masyarakat terhadap acara itu wujud kecintaan terhadap sosok Prabu Siliwangi. "Ini merupakan momentum kebangkitan budaya Sunda. Apalagi Bogor ditetapkan sebagai kota pusaka dunia. Kearifan lokal perlu diperkuat lagi," kata Bambang.

    Napak tilas itu akan diawali dari Batutulis, Cipaku, Gunung Gadung hingga eks-Situs Badigul.

    Komunitas yang sudah menyatakan dukungan selain BKP, di antaranya Barisan Benteng Raya Padjajaran (BBRP), Angkatan Muda Siliwangi (AMS), Komunitas Napak Tilas Ngopi Jakarta, Perguruan Silat Janur Wenda, Perguruan Silat Elang Putih, Perguruan Silat Lodaya, dan Perguruan Sapu Jagat, dan Yayasan Rasaning Rasa.

    Selain itu masih ada lagai dukungan dari sejumlah pondok pesanteran, komunitas budaya, dan perguruan silat.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    NAM Air Tepat Waktu, Maskapai dengan OTP Terbaik di Asia Pasifik

    Kementerian Perhubungan mengumumkan bahwa NAM Air dan empat maskapai lain memiliki OTP rata-rata di atas standar Asosiasi Maskapai Asia Pasifik.