Selasa, 20 Februari 2018

Kartu Jakarta One, Dirut Jakpro: Terintegrasi dan Multibank

Oleh :

Tempo.co

Jumat, 21 April 2017 18:11 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kartu Jakarta One, Dirut Jakpro: Terintegrasi dan Multibank

    Seorang model menunjukkan Kartu Jakarta One pada Festival Smart Money Smart City di Golf Driving Range di Senayan, Jakarta, 2 Juni 2016. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Jakpro, Satya Heragandhi, membeberkan rencana perusahaannya mengembangkan fungsi Jakarga One menjadi kartu terintegrasi dengan multibank. "Nantinya semua bank bisa masuk Jakarta One dan ini bisa terintegrasi ke semuanya," kata Satya setelah dari Bank Indonesia di Balai Kota, Jumat, 21 April 2017.

    Menurut Satya, rencana itu bakal terealisasi dalam waktu dekat. Saat ini, kata Satya, pihaknya sedang melakukan pembahasan mengenai bank mana saja yang akan masuk ke Jakarta One. “Kami menyerahkan keputusan itu ke Bank Indonesia,” ujar Satya.

    Baca: Plt Gubernur Sumarsono, Resmikan Kartu Jakarta One

    Rencananya, kata Satya, kartu Jakarta One akan bisa digunakan untuk melakukan pembayaran di semua sektor. Mulai membayar transportasi, rumah susun, perumahan, pendidikan, dan berbagai jenis lainnya. Pemerintah berharap dapat menggunakan kartu ini untuk memetakan kebutuhan warga Jakarta.

    Kartu Jakarta One sebenarnya telah diluncurkan pada pertengahan 2016. Bank Indonesia saat itu merekomendasikan agar kegunaan kartu pembayaran Jakarta One dapat segera diperluas, agar mencakup pembayaran kewajiban kependudukan serta berfungsi menjadi perekam data identitas kependudukan.

    Jakarta One menjadi fokus BI untuk mendorong elektronifikasi sistem pembayaran di DKI Jakarta. Elektronifikasi sistem pembayaran menjadi salah satu konsep pembangunan Jakarta sebagai kota pintar (smart city).

    Kartu Jakarta One pada 2020 dapat mencakup pelayanan untuk pembayaran retail,  parkir elektronik, listrik dan telepon, semua layanan rute Transjakarta, serta perizinan terpadu satu pintu.

    Setya menambahkan, proyek ini akan dikembangkan berbagai jenis institusi. Tujuan utamanya dapat merekam data yang diperlukan warga Jakarta. Sejauh ini pihaknya akan menghitung berapa jumlah bank yang layak masuk dalam proyek ini.

    Direktur Utama PT Transjakarta, Budi Kaliwono, mengaku siap mengakomodasi keinginan Jakpro agar bisa menerapkan Jakarta One. Saat ini, kata Budi, hanya beberapa bank yang terintegrasi dengan Transjakarta. "Kartu Jakarta One itu sama sebenarnya, cuma pengelola nantinya bisa mendapatkan data yang lebih lengkap," ucap Budi.

    Baca juga: Tak Sekadar KJP, Anies Janjikan Perbaikan Kualitas Pendidikan

    Dari kartu itu, Budi mencontohkan, nantinya Pemerintah Jakarta dapat merekam mana masyarakat yang membutuhkan daging atau tidak. “Sebagai komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesehjateraan warga Jakarta,” kata Budi.

    AVIT HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Nomor Urut Partai Politik Peserta Pemilu 2019

    Ketua KPU Arief Budiman memimpin pengundian nomor urut untuk partai politik peserta Pemilu 2019 pada Sabtu 17 Februari 2018, Golkar dapat nomor 4.