Vonis Ahok, Wapres Kalla: Basuki Tjahaja Purnama Bisa Banding

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jusuf Kalla (kiri) bersama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kanan) di kediaman Jusuf Kalla di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Minggu (23/9). ANTARA/M Agung Rajasa

    Jusuf Kalla (kiri) bersama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kanan) di kediaman Jusuf Kalla di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Minggu (23/9). ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan simpati kepada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas vonis dua tahun dalam kasus penistaan agama. Sebab saat ini Ahok masih menjabat gubernur DKI Jakarta yang merupakan wakil pemerintah pusat di daerah.
    "Bagaimanapun Ahok itu Gubenur DKI, wakil pusat di daerah. Karena itu saya menyampaikan rasa simpati atas apa yang terjadi," kata Kalla di Kantor Wakil Presiden Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa, 9 Mei 2017.

    Baca: Vonis Ahok, Massa Pro Basuki Tjahaja Purnama Jalan ke Cipinang

    Meski demikian, Kalla meminta semua pihak menghormati keputusan pengadilan. Apalagi, kata Kalla, semua pihak sudah sepakat bahwa apapun keputusan pengadilan akan diterima. "Termasuk yang demo itu sudah menyatakan apapun hasilnya," kata Kalla.

    Baca: Ahok Divonis 2 Tahun, Melambaikan Tangan Saat Dibawa ke Cipinang

    Kalla mengatakan vonis kepada Ahok tidak tergantung pada puas atau tidak puas. Seluruh proses pengadilan sudah dilakukan secara terbuka. Selain itu, proses hukum juga masih bisa berlanjut dengan banding. "Tentu Ahok masih punya hak untuk memakai haknya untuk banding," kata Kalla.

    Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memvonis Ahok dengan dua tahun penjara. Vonis ini lebih berat dari tuntutan jaksa yang menuntut Ahok satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun.

    Setelah vonis, Ahok langsung ditahan di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur.

    AMIRULLAH SUHADA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.