Pesta Gay di Kelapa Gading Diduga Dilakukan Sejak 3 Tahun Lalu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gay / homoseksual. REUTERS/Gleb Garanich

    Ilustrasi gay / homoseksual. REUTERS/Gleb Garanich

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktivitas pesta gay di tempat latihan kebugaran di Kelapa Gading, Jakarta Utara, diduga telah lama dilakukan. "Sudah tiga tahun kegiatan ini dilakukan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Jakarta Utara Ajun Komisaris Besar Nasriadi lewat pesan pendek, Senin, 22 Mei 2017.

    Tempat fitness yang terletak di perkantoran Permata Blok B 15-16, Kelapa Gading, itu digerebek polisi pada Ahad malam, 21 Mei 2017.

    Lokasi yang diduga menjadi tempat pesta seks sesama jenis ini ada di lantai 2 dan 3 ruko. Lantai 2 ditujukan untuk pertunjukan tarian telanjang atau striptis dengan empat pemain. Lantai 3 khusus untuk fasilitas spa, tempat lokasi para gay berendam dan berhubungan seks. Sedangkan di lantai 1, tersedia fasilitas dan alat-alat kebugaran umum.

    Baca: Margonda Zona Merah HIV, 140 dari 222 Penderita Kaum Gay

    Dalam penggerebekan semalam, polisi menciduk 141 orang yang diduga terlibat dalam pesta itu. Sepuluh di antaranya ditetapkan sebagai tersangka. Polisi menyangka mereka melanggar Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2008 tentang Pornografi.

    Nasriadi menuturkan masih ada kemungkinan kasus ini berkembang. "Saat ini, mereka masih dalam pemeriksaan," ucapnya.

    Adapun sepuluh orang yang ditetapkan menjadi tersangka adalah pemilik usaha fitness, CK, 40 tahun; resepsionis dan kasir yang menyiapkan honor penari striptis, N (27); resepsionis dan kasir yang menerima pembayaran pengunjung, DP (27); serta petugas keamanan yang menyerahkan honor penari striptis, RA (28).

    Baca: Mahasiswa Baru Unand Harus Bebas LGBT, Ini Kata Wali Kota Padang 

    Polisi juga menetapkan enam orang lain yang diduga melanggar Pasal 36 juncto Pasal 10 UU Pornografi. Mereka adalah dua penari striptis, SA, 29 tahun, dan BY (20); pelatih kebugaran, R(30); perancang busana, TT (28); serta dua tamu acara, AS (41) dan SH (25).

    EGI ADYATAMA

    Catatan Koreksi: Berita ini telah dikoreksi pada Senin 22 Mei 2017 pukul 15.00 WIB.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.