LBH Jakarta Kecam Penggerebekan Pesta Gay di Kelapa Gading

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gay / homoseksual. REUTERS/Gleb Garanich

    Ilustrasi gay / homoseksual. REUTERS/Gleb Garanich

    TEMPO.CO, Jakarta - Koalisi Advokasi untuk Tindak Kekerasan terhadap Kelompok Minoritas Identitas dan Seksual mengecam penangkapan ratusan pengunjung serta staf Atlantis Gym dan Sauna atas dugaan prostitusi gay.

    "Penangkapan ini adalah preseden buruk bagi kelompok minoritas gender dan seksual lain," ucap Pratiwi Febry, pengacara publik Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 22 Mei 2017.

    Pratiwi mengatakan polisi melakukan penangkapan atas dugaan prostitusi gay. Tapi ia menilai tidak ada kebijakan yang mengatur dan melarang tentang prostitusi gay. Korban, ujar dia, juga diperlakukan sewenang-wenang.

    Baca: Diduga Pesta Seks Sejenis di Kelapa Gading, 141 Orang Ditangkap 

    "Korban digerebek, ditangkap, serta digiring menuju Polres Jakarta Utara dengan ditelanjangi dan dimasukkan ke dalam bus angkutan kota," tuturnya.

    Pratiwi menyatakan para korban juga tetap diperlakukan sewenang-wenang oleh polisi meski telah didampingi kuasa hukum dari Koalisi Advokasi untuk Tindak Kekerasan terhadap Kelompok Minoritas. Polisi memotret para korban dalam kondisi tak berbusana dan menyebarkan foto itu hingga menjadi viral.

    "Itu adalah tindakan sewenang-wenang dan menurunkan derajat kemanusiaan para korban," katanya.

    Menurut Pratiwi, penangkapan di ranah paling privat itu bisa saja menjadi acuan bagi tindakan kekerasan lain yang bersifat publik. Karena itu, pihaknya meminta tiga hal kepada kepolisian.

    Pertama, koalisi meminta polisi tidak menyebarkan data pribadi korban karena merupakan bentuk ancaman keamanan bagi korban dan pelanggaran hak privasi setiap warga negara. Kedua, polisi diminta tidak menyebarluaskan foto dan informasi lain yang dapat menurunkan derajat kemanusiaan korban.

    Baca: Pesta Gay di Kelapa Gading Diduga Dilakukan Sejak 3 Tahun Lalu

    "Ketiga, memberikan hak praduga tak bersalah kepada korban dan, bila dinyatakan tidak bersalah, korban harus segera dibebaskan serta dipulihkan nama baiknya," ucapnya.

    Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara sebelumnya melakukan penggerebekan di tempat latihan kebugaran di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Ahad malam, 21 Mei 2017. Dari penggerebekan itu, polisi menciduk 141 orang yang diduga melakukan pesta seks sesama jenis.

    FRISKI RIANA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.