Pengacara: Ahok Mengajukan Pengunduran Diri Sebagai Gubernur DKI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan Wagub DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menunjukkan Berita Acara Pengucapan Sumpah Jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Balai Agung, Balaikota Jakarta, 17 Desember 2014. ANTARA FOTO

    Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan Wagub DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menunjukkan Berita Acara Pengucapan Sumpah Jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Balai Agung, Balaikota Jakarta, 17 Desember 2014. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - I Wayan Sudirta, pengacara Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, membenarkan kalau kliennya mengajukan surat pengunduran diri sebagai Gubernur DKI Jakarta. Surat itu ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri dan Presiden.

    Sudirta mengatakan keputusan Ahok tersebut diambil karena dua alasan.

    "Pertama, dia tidak ingin menjadi beban bagi pemerintahan Presiden Jokowi," katanya saat dihubungi, pada Rabu 24 Mei 2017. Ahok ingin keberadaan dirinya bermanfaat bagi negara, bukan menjadi beban.

    Baca juga:

    Ahok Cabut Banding, Pengacara: Tak Ada Tekanan dari Parpol
    Yusril Ihza: Tak Logis Ahok Cabut Banding tapi Ajukan Pembantaran  

    Ahok juga ingin menunjukkan ketegasan sikapnya melalui pengunduran diri tersebut.

    "Dia tidak ingin kembali menjadi gubernur," kata Sudirta. Dengan begitu, orang lain tak perlu lagi menduga dan khawatir Ahok akan kembali ke Balai Kota Jakarta.

    Sudirta mengaku mendengar kabar pengunduran diri tersebut dari salah seorang saudara Ahok yang selalu hadir di setiap persidangan.

    Dia tak tahu kapan Ahok menandatangani surat pengunduran diri tersebut karena belum bertemu langsung dengan Ahok.

    Dalam surat pengunduran dirinya, Ahok menyampaikan keputusan itu diambil terkait dengan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada 9 Mei 2017 dan Keputusan Presiden Nomor 56/P Tahun 2017 tentang pemberhentian sementara Gubernur DKI Jakarta dan penunjukan pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta sisa masa jabatan 2012-2017 pada 12 Mei 2017.

    Ahok divonis menodai agama karena menyinggung Surat Al-Maidah ayat 51. Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara kemudian menjatuhi hukuman dua tahun penjara.

    Simak juga: Ahok Cabut Banding, Apa Implikasinya?  

    Ahok menyatakan banding dan menyerahkan memori banding pada 22 Mei 2017. Namun, belum satu jam berkasnya diserahkan ke pengadilan tinggi, dia melalui istrinya, Veronica Tan, mencabut banding.

    Menurut Veronica, suami Ahok mencabut banding karena tidak ingin terjadi gejolak di masyarakat karena proses hukum yang belum final tersebut.

    VINDRY FLORENTIN | FRISKI RIANA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.