Pemkot Tangerang Ancam Tutup Warung yang Langgar Jam Buka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warung makan yang sekilas tampak tutup namun di dalamnya ramai pelanggan ini menjadi pemandangan unik selama Ramadan.TEMPO/Subekti

    Warung makan yang sekilas tampak tutup namun di dalamnya ramai pelanggan ini menjadi pemandangan unik selama Ramadan.TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Tangerang akan menutup rumah makan dan tempat usaha hiburan yang melanggar aturan jam buka selama Ramadan.

    "Selama Ramadan pengusaha rumah makan dan tempat hiburan sudah diatur jam opersionalnya, kalau ada yang bandel ya langsung tindak tegas," kata Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin di Tangerang Sabtu, 27 Mei 2017.

    Dijelaskannya, seluruh rumah makan dan tempat hiburan harus mengikuti peraturan daerah yang telah ditetapkan dan disosialisasikan.

    Baca: Tempat Hiburan Malam di Tangerang Selatan Tutup Selama Ramadan 

    Hal ini untuk menjaga keamanan dan menghormati umat muslim yang menjalankan ibadah puasa. Maka itu, dengan adanya aturan jam buka tersebut akan tetap memberikan ruang bagi pengusaha rumah makan mencari pendapatan.

    Selain itu, Pemkot Tangerang melalui Satpol PP bersama Kepolisian dan TNI akan melakukan pengawasan terhadap jam buka rumah makan dan tempat hiburan.

    "Petugas akan patroli secara rutin dan juga merespon setiap pengaduan warga. Kalau ada yang membandel maka akan langsung kita tindak dengan menutupnya," kata Sachrudin.

    Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, Rina Hernaningsih mengatakan, Pemerintah Kota Tangerang telah mengeluarkan surat edaran mengenai penutupan sementara seluruh usaha jasa hiburan umum selama bulan suci Ramadan 1438 Hijriah/ 2017 Masehi.

    Baca: Pesan Ahok Jika Anies-Sandi Ingin Menutup Alexis

    Melalui surat edaran Walikota Tangerang Nomor 300/1800-Disbudpar tentang penutupan sementara jam buka rumah makan dan usaha jasa hiburan umum pada bulan suci Ramadhan 1438 H/2017 M.

    Ada tiga poin dalam surat edaran tersebut. Pertama adalah pemilik rumah makan dan sejenisnya, jam buka pukul 15.00 WIB dan tidak membuka usahanya secara terbuka atau menggunakan tirai.

    Poin kedua, usaha jasa hiburan umum seperti singing hall, karaoke, sauna, SPA, Massage dan Billiard menutup sementara kegiatan usahanya sehari sebelum hari pertama bulan suci Ramadhan yakni tanggal 26 Mei mengikuti pengumuman dari pemerintah pusat untuk penetapan awal ramadhan. Buka kembali tanggal 30 Juni 2017 setelah hari raya idul fitri 1438 H mengikuti pengumuman dari pemerintah pusat penetapan 1 Syawal.

    Poin ketiga berisi mengenai poin 1 dan 2, apalabila pemilik rumah makan dan usaha jasa hiburan umum se Kota Tangerang tidak melaksanakan ketentuan tersebut maka tempat usahanya akan ditutup.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi