Selasa, 17 September 2019

Sebulan Ahok Dibui, Dirut Transjakarta Tetap Taat Instruksi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bercak darah korban ledakan bom menempel di halte Transjakarta di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, 25 Mei 2017. Ledakan bom melukai 15 orang, lima di antaranya meninggal dunia. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Bercak darah korban ledakan bom menempel di halte Transjakarta di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, 25 Mei 2017. Ledakan bom melukai 15 orang, lima di antaranya meninggal dunia. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Meski Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok telah satu bulan menjalani masa hukuman sebagai terpidana penista agama, Direktur PT Transjakarta Budi Kaliwono tetap taat terhadap instruksi yang pernah diterimanya dari mantan Gubernur itu. Sebagai wakil dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, pemegang saham Transjakarta, instruksi Ahok dinilainya telah jelas.

    “Berikan pelayanan terbaik, berikan bantuan kepada orang-orang yang membutuhkan, dan ini kami lakukan,” kata Budi setelah mendampingi Plt Gubernur DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat, meninjau terminal dan Halte Transjakarta Kampung Melayu, Jakarta Timur, pasca-peledakan bom, Ahad, 28 Mei 2017.

    Baca:
    Halte Transjakarta Kampung Melayu Besok Beroperasi Lagi
    Djarot Minta Halte Transjakarta Kampung Melayu Dibersihkan Total

    Meski Ahok tidak lagi menjadi gubernur, ujar Budi, layanan Transjakarta tidak turun, bahkan aktivitas bertambah terus. “Tidak ada (layanan) yang berkurang, sama semua."

    Bahkan, kata Budi, PT Transjakarta terlibat menjaga stabilitas pangan. ”Itu salah satu program baru Transjakarta bersama BUMD lain.”

    Baca juga:
    Cegah Teror Gangster, Polres Jakarta Timur Gelar Operasi
    Marak Geng Motor, Polisi Imbau Orang Tua Awasi Anak

    Hingga saat ini, Budi belum mengunjungi Ahok di tahanan, baik saat di Cipinang atau di Mako Brimob, Depok. Meski begitu, sebagai bawahan, ia dekat dengan atasannya. "Tidak mungkin bawahan tidak dekat dengan atasan. Tapi dalam konteks profesionalisme."

    Meski belum sempat mengunjungi Ahok, Budi tetap ingin bertemu langsung dengan Ahok. "Pasti. Saya harus ketemu (Ahok)."

    Siang itu Budi berkoordinasi dengan jajarannya agar halte Transjakarta Kampung Melayu dapat segera beroperasi kembali untuk melayani penumpang mengingat padatnya penumpang. Ia memperkirakan penumpang Transjakarta yang masuk melalui halte itu sebanyak 10-15 ribu orang. “Dengan penumpang yang melintas sekitar 60 ribu orang," kata Budi.

    Halte Kampung Melayu terkena ledakan bom bunuh diri, Rabu, 24 Mei 2017. Kaca halte pecah dan sepotong tubuh manusia terlempar ke dalam halte.

    MARIA FRANSISKA

    Video Terkait: Polisi Geledah Rumah Terduga Pelaku Bom Kampung Melayu di Bandung




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.