Polisi Bebaskan Adik Pelaku Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi Geledah Rumah Terduga Pelaku Bom Kampung Melayu di Bandung

    Polisi Geledah Rumah Terduga Pelaku Bom Kampung Melayu di Bandung

    TEMPO.CO, Jakarta – Dua orang yang diduga terkait dengan Ahmad Sukri, pelaku bom bunuh diri di Kampung Melayu, telah dibebaskan. Kedua orang tersebut adalah pasangan suami-istri berinisial H dan LN, yang merupakan adik Sukri.

    Kepala Divisi Humas Markas Besar Kepolisian RI Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan keduanya ditangkap petugas Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri di kawasan Garut, Jawa Barat, pada Jumat, 26 Mei 2017.

    ”Dua adik pelaku (H dan LN) sudah dibebaskan. Tidak ada bukti keterlibatan sejauh ini,” ujar Setyo di Gedung Utama Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin, 29 Mei 2017.

    Baca: Motif Bom Kampung Melayu, Polisi Telusuri Dugaan Balas Dendam

    Menurut Setyo, Densus sebelumnya memeriksa dua orang itu karena diduga terkait dengan teror yang terbukti dilakukan Sukri dan Ichwan Nurul Salam.

    ”Ya kaitannya pasti ada, itu substansi pemeriksaan. Polri mengamankan mereka karena pasti ada dugaan terkait lah,” kata dia.

    Meski LN dan H sudah bebas, polisi masih memeriksa sejumlah terduga pelaku lain yang dicokok di tempat terpisah. Di Cibubur, misalnya, Densus menahan K dan R.

    Setyo belum bisa memastikan status kedua orang tersebut karena pemeriksaan masih dilakukan. “Mohon waktu selama tujuh hari, karena dalam Undang-Undang Polri diberikan waktu tujuh hari untuk memeriksa dan menentukan yang bersangkutan tersangka atau bukan,” ujarnya.

    K dan R ditangkap karena diduga berkomunikasi dengan Sukri menjelang insiden di Kampung Melayu. “Yang R alias B dibonceng oleh K. Yang kontak dengan pelaku (Sukri) sebelum kejadian adalah R,” tutur Setyo.

    Baca: Tito Karnavian: Bom Kampung Melayu Mirip Bom Maraton Boston 2013

    Dua ledakan bunuh diri di Terminal Kampung Melayu pada Rabu pekan lalu menewaskan tiga anggota Sabhara Polda Metro Jaya tewas. Sebanyak 11 orang lain, yang terdiri atas anggota kepolisian dan masyarakat sipil, terluka dan masih dalam perawatan intensif.

    YOHANES PASKALIS

    Video Terkait: Polisi Geledah Rumah Terduga Pelaku Bom Kampung Melayu di Bandung



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.