Kasus Rizieq, Polisi Siap Adu Bukti di Pengadilan  

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono saat menjelaskan kepada awak media terkait hasil gelar perkara kasus dugaan pornografi baladacintarizieq di halaman Direktorat Reserse Kriminal Khusus, 16 Mei 2017. Dari hasil gelar perkara selesai jam 22.00 WIB polisi menetapkan Firza Husein sebagai tersangka. TEMPO/Rizki Putra

TEMPO.CO, Jakarta – Kepala bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono meminta pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Syihab, membuktikan dirinya tidak bersalah di pengadilan. Argo juga mempersilakan Rizieq untuk mengajukan gugatan praperadilan jika dia tidak terima dengan penetapan tersangka.

”Kami harap sesegera mungkin datang ke Tanah Air, sampaikan saja tidak merasa bersalah di situ. Nanti kami periksa, kita buktikan di pengadilan,” kata Argo di Markas Polda Metro Jaya, Selasa, 30 Mei 2017.

Baca: Polisi Terbitkan Surat Perintah Penangkapan untuk Rizieq

Menurut Argo, Rizieq dan tim pengacara sebaiknya membuktikan alasannya di pengadilan daripada melempar opini ke publik dengan sejumlah pernyataan mereka. “Biar masyarakat semuanya tahu seperti apa sih kejadian sebenarnya. Jadi tidak perlu lagi menyampaikan opini-opini di media, tapi langsung saja di pengadilan seperti apa. Tunjukkan bukti masing-masing,” ujarnya.

Sebelumnya, polisi menetapkan Rizieq sebagai tersangka dalam kasus dugaan pornografi yang ada dalam percakapan WhatsApp. Percakapan itu diduga dilakukan oleh Rizieq dan Firza Husein. Firza sudah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka sebelum Rizieq.

Baca: Kasus Mesum Rizieq-Firza, Pengacara: Siapa yang Upload Pertama?

Polisi juga telah menerbitkan surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) dan surat perintah penangkapan Rizieq hari ini. Rencananya, surat perintah penangkapan Rizieq akan diantar penyidik ke kediaman Rizieq di Petamburan, Jakarta Pusat.

Dalam kasus itu, Rizieq dijerat dengan Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan/atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan/atau Pasal 9 juncto Pasal 34 Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

INGE KLARA SAFITRI







No Nut November, Tradisi Tahunan yang Aneh Bulan Ini

19 hari lalu

No Nut November, Tradisi Tahunan yang Aneh Bulan Ini

Istilah No Nut November telah ada sejak 2010 silam. Apa sih yang dilakukan?


Aksi Widy Vierratale Buka Baju saat Manggung di Palu Berujung Laporan Polisi

20 hari lalu

Aksi Widy Vierratale Buka Baju saat Manggung di Palu Berujung Laporan Polisi

Widy Vierratale dilaporkan Forum Pemuda Sulawesi atas dugaan kasus pornografi dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar.


Dea OnlyFans Tak Ajukan Banding Setelah Divonis 10 Bulan Penjara

21 hari lalu

Dea OnlyFans Tak Ajukan Banding Setelah Divonis 10 Bulan Penjara

Ketika pembacaan putusan, Dea OnlyFans hadir secara daring dari Rumah Tahanan Pondok Bambu. Sementara pengacara hadir di PN Jaksel.


Mengenal Apa Itu Kecanduan Perilaku atau Behavioral Addiction?

6 Oktober 2022

Mengenal Apa Itu Kecanduan Perilaku atau Behavioral Addiction?

Kategori behavioral addiction apabila kecanduan perilaku memberi dampak negatif


Anak Tangerang Jadi Korban Eksploitasi Seksual, Pelaku Rekam dan Unggah ke Media Sosial

22 September 2022

Anak Tangerang Jadi Korban Eksploitasi Seksual, Pelaku Rekam dan Unggah ke Media Sosial

Polres Metro Tangerang Kota menangkap pria berinisial MF (21) yang diduga melakukan eksploitasi seksual anak di Kecamatan Teluknaga.


Film Dokumenter Kilometer 50 tentang Penembakan Laskar FPI Tayang 15 September

14 September 2022

Film Dokumenter Kilometer 50 tentang Penembakan Laskar FPI Tayang 15 September

Film dokumenter Kilometer 50 mengangkat peristiwa penembakan laskar FPI di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50. Menguak cerita lain.


Pelaku Eksibisionis Berulah di Jakarta Utara, Jadi Tersangka Pornografi

13 September 2022

Pelaku Eksibisionis Berulah di Jakarta Utara, Jadi Tersangka Pornografi

Polres Metro Jakarta Utara meringkus pelaku pelaku eksibisionis berinisial HH (29) yang terekam kamera pengawas (Closed Circuit Television/CCTV.


Zelensky Akan Legalkan Pornografi Meski Masih Perang Rusia Ukraina

8 September 2022

Zelensky Akan Legalkan Pornografi Meski Masih Perang Rusia Ukraina

Di tengah perang Rusia Ukraina, Zelensky mempertimbangkan untuk melegalkan pornografi.


Apakah Itu Revenge Porn? Perhatikan Dampak Psikologis Bagi Korban

7 Agustus 2022

Apakah Itu Revenge Porn? Perhatikan Dampak Psikologis Bagi Korban

Apakah itu revenge porn? Kondisi tersebut berdampak negatif dengan menghancurkan psikologis korban. Bagaimana hukuman untuk pelaku?


Pria Mesum di KRL Ditetapkan Sebagai Tersangka, Kondisi Kejiwaan Bakal Diperiksa

11 Juli 2022

Pria Mesum di KRL Ditetapkan Sebagai Tersangka, Kondisi Kejiwaan Bakal Diperiksa

Berdasarkan pengakuan tersangka, dia sudah 3 kali melakukan tindak asusila, 2 kali di mal Jakarta Pusat dan sekali di KRL Tebet.