Peringati Hari Lahir Pancasila, Stasiun Gambir Bagikan Hadiah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Machfoed Gembong

    TEMPO/Machfoed Gembong

    TEMPO.CO, Jakarta - Stasiun Gambir turut memperingati Hari lahirnya Pancasila, 1 Juni 2017. Kejutan menanti bagi penumpang kereta api yang hafal sila-sila Pancasila secara lengkap dan berurutan. Salah satu hadiah berupa pin Garuda Pancasila dan suvenir diberikan Kepala Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta Yusren kepada seorang murid sekolah dasar, penumpang kereta yang sedang berhenti.

    Senior Manager PT KAI Daop 1 Jakarta Suprapto mengatakan pada Hari Lahir Pancasila Stasiun Gambir mengedukasi masyarakat sekaligus mensosialisasikan nilai-nilai Pancasila. "Acara peringatan Hari Lahir Pancasila dipusatkan di Stasiun Gambir,” kata dia.

    Baca:
    Sampaikan Pidato Presiden, Djarot: Kebhinekaan Kita Sedang Diuji
    Afi Nihaya Faradisa Jadi Tamu di Upacara Kelahiran Pancasila

    Acaranya terdiri dari kuis berhadiah bingkisan berupa pin Garuda bagi penumpang kereta api di Stasiun Gambir yang bisa mengucapkan Pancasila sila silanya dengan benar dan berurutan. Bingkisannya di antaranya adalah boneka. “Kami menyiapkan 1000  bingkisan."

    Di pintu masuk stasiun, sekitar 30 remaja membawa balon merah putih dan tas berisi bingkisan. Mereka memberikan balon kepada penumpang cilik. "PT KAI Daop 1 Jakarta bekerjasama dengan komunitas sahabat pecinta kereta api Indonesia," ujar Suprapto.

    Baca juga:
    Membela Rizieq dan HTI, Alumni 212: Jokowi Harus Mundur
    Rizieq Dikabarkan Segera Pulang, Muncul Seruan Tutup Semua Jalan 

    Misi acara ini adalah Pancasila harus diketahui, dipahami dan dilaksanakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga kebhinnekaan yang ada ini menjadi keberagaman, bukan menjadi perpecahan. “Keberagaman menjadi unsur kekuatan kita dalam hal pembangunan bangsa Indonesia," kata Suprapto.

    Musik angklung juga disajikan di lantai 1. Para pemusik memainkan lagu-lagu nasional dan daerah seperti Garuda Pancasila, Halo-Halo Bandung dan Ayo Mama. Musik dan permainan bernuansa kebangsaan diharapkan membuat penumpang tertarik dengan acara semacam itu. "Mudah-mudahan di tahun yang akan datang bisa kita canangkan di stasiun-stasiun besar di daerah operasi 1 Jakarta."

    Simak:
    Tujuh Masalah Jakarta yang Jadi Penyebab BPK Beri Opini WDP
    Pesan Ketua DPRD DKI untuk Anies-Sandi  

    Seorang penumpang wanita yang akan berangkat ke Semarang tertarik mengikuti permainan dan akhirnya mendapatkan souvenir karena dapat menyebutkan sila Pancasila dengan benar dan berurutan. Ia mengaku bangga memiliki negara yang ber-Pancasila. "Di dunia, Indonesia adalah satu-satunya negara yang mengakui lima agama dan berbagai suku bersatu karena adanya Pancasila."


    MARIAFRANSISCA | ENDRI KURNIAWATI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.