KPAI Dampingi Korban Persekusi di Polda Metro Jaya  

Reporter

Dua terduga pelaku persekusi terhadap PMA, U dan M dibawa ke Polda Metro Jaya dari Polres Jakarta Timur, 1 Juni 2017. Tempo/Egi Adyatama

TEMPO.COJakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menjemput anak korban persekusi berinisial PMA, 15 tahun, warga Cipinang Muara, Jakarta Timur. Korban persekusi ini sempat dirisak anggota Front Pembela Islam (FPI) karena diduga menghina ulama. 

"Kami akan tempatkan di tempat yang paling aman," kata Sekretaris Jenderal KPAI Erlinda di Polda Metro Jaya pada Jumat, 2 Juni 2017.

Erlinda bersyukur korban persekusi telah terlebih dulu ditolong polisi. Polda Metro Jaya sempat membawa PMA ke kantor polisi agar aman dari perisakan FPI dan warga di lingkungan rumahnya. Dia mendapat perlakuan buruk oleh warga di daerahnya karena diduga menghina FPI dan Rizieq Syihab.

"Kondisinya saat ini tertekan, sangat ketakutan, ada juga ancaman," kata Erlinda. 

Baca: SAFEnet Minta Pemerintah Waspadai Aksi Persekusi Ahok Effect

Menurut Erlinda, persekusi yang dialami PMA menimbulkan trauma bagi korban. "Kami mengingatkan, trauma yang dialami anak-anak jangan dianggap sepele karena itu akan bermutasi pada saat dewasa nanti."

Karena itu, Erlinda mengimbau masyarakat agar menghentikan persekusi. Bagi masyarakat yang tak sependapat dengan pandangan orang lain, harus saling menghargai dan melihat kontennya. Sebab, menurut dia, berbeda pendapat bukan berarti tercerai-berai.

Erlinda juga mengecam tindakan yang dilakukan FPI merisak sejumlah orang. Menurut dia, itu bagian dari tindakan main hakim sendiri. Semua orang berhak dan memiliki kebebasan berpendapat dan berekspresi. "Kami juga mengimbau Kominfo mengatur bagaimana menggunakan media sosial," ucapnya.

Baca: Menteri Lukman: Persekusi Merendahkan Sisi Kemanusiaan

KPAI nantinya akan memberikan perlindungan tempat dan perlindungan hukum bagi korban persekusi, termasuk yang dialami PMA. KPAI juga mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan pengancam PMA akan melapor ke polisi dengan tudingan ujaran kebencian. KPAI akan merumuskan pasal-pasal mana yang cocok untuk pelaku kejahatan persekusi.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Metro Jaya mengevakuasi PMA, 15 tahun, korban persekusi di Cipinang Muara, Jakarta Timur. Ia dibawa ke Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya untuk menghindari intimidasi lanjutan.

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Hendy F. Kurniawan mengevakuasi PMA dan enam saudara serta ibunya ke Polda. Hendy mengatakan tindakan persekusi adalah tindakan yang melanggar hukum. Apalagi dilakukan terhadap anak di bawah umur. 

Baca: Korban Persekusi dan Keluarganya Dievakuasi ke Safe House

“Saya pastikan akan kami proses hukum. Tidak boleh ada persekusi yang dilakukan ormas apa pun, termasuk FPI,” kata Hendy saat dimintai konfirmasi, Kamis, 1 Juni 2017.

AVIT HIDAYAT | EGI ADYATAMA






Jika Reuni 212 Acara Demonstrasi, Rizieq Shihab: Tidak Bisa Hadir Bukan karena Takut

6 hari lalu

Jika Reuni 212 Acara Demonstrasi, Rizieq Shihab: Tidak Bisa Hadir Bukan karena Takut

Rizieq Shihab menceritakan alasannya tidak bisa menghadiri Munajat Akbar Reuni 212 jika merupakan demonstrasi. Bukan karena takut.


Peserta Reuni 212 Membubarkan Diri

6 hari lalu

Peserta Reuni 212 Membubarkan Diri

Peserta Munajat Akbar Reuni 212 mulai membubarkan diri. Rizieq Shihab dipaksa menghadiri acara tersebut.


Panitia Reuni 212 Paksa Rizieq Shihab Datang ke Masjid At-Tin

6 hari lalu

Panitia Reuni 212 Paksa Rizieq Shihab Datang ke Masjid At-Tin

Yusuf Martak mengatakan dia mesti memaksa Rizieq Shihab untuk datang, meski Imam Besar FPI itu sedang flu.


Forum R20 Bali Bahas Persekusi oleh Pemeluk Agama Mayoritas

33 hari lalu

Forum R20 Bali Bahas Persekusi oleh Pemeluk Agama Mayoritas

Forum R20 Bali menyepakati bahwa istilah minoritas juga mesti dipandang dalam perspektif penderitaan atas diskriminasi dan persekusi.


Massa Aksi 411 Minta Jokowi Mundur, KSP: Absurd dan Bikin Gaduh

33 hari lalu

Massa Aksi 411 Minta Jokowi Mundur, KSP: Absurd dan Bikin Gaduh

KSP menilai tuntutan agar Jokowi mundur selalu disampaikan oleh kelompok massa reuni aksi 411


Menantu Rizieq Shihab Jadi Imam Salat Massa Aksi 411 Tuntut Jokowi Mundur

34 hari lalu

Menantu Rizieq Shihab Jadi Imam Salat Massa Aksi 411 Tuntut Jokowi Mundur

Dua menantu Rizieq Shihab turun ke jalan bersama massa Aksi 411 dengan tuntutan Jokowi mundur.


Polda Metro Jaya Kerahkan 3.790 Personel Jaga Demo di Patung Kuda Hari Ini

34 hari lalu

Polda Metro Jaya Kerahkan 3.790 Personel Jaga Demo di Patung Kuda Hari Ini

Massa demo di Patung Kuda di antaranya, Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR), PA 212, FPI, IKB UI, 411, Juklak, FMS, GBN,


Demo Aksi 411 Hari Ini, Simak Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Patung Kuda

34 hari lalu

Demo Aksi 411 Hari Ini, Simak Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Patung Kuda

GNPR dan FPI akan menggelar demo Aksi Bela Rakyat (Akbar) ke-4 sekaligus reuni Aksi 411 besok.


GNPR dan FPI Gelar Demo Akbar Besok, Minta Presiden Jokowi Mundur

35 hari lalu

GNPR dan FPI Gelar Demo Akbar Besok, Minta Presiden Jokowi Mundur

Demo GNPR dan FPI sekaligus reuni Aksi 411 itu akan diadakan pada Jumat siang di sekitar Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat.


Reuni Aksi 411 di Istana, Polda Metro Jaya Sebut Belum Ada Surat pemberitahuan

36 hari lalu

Reuni Aksi 411 di Istana, Polda Metro Jaya Sebut Belum Ada Surat pemberitahuan

Presidium Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) berencana menggelar reuni aksi 411 pada 4 November 2022 di depan Istana Merdeka