Berkas Firza Husein Dikembalikan, Polisi: Kami Lengkapi Lagi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Saksi kasus dugaan pornografi Firza Husein (tengah) tiba di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan, di Jakarta, 16 Mei 2017. Dugaan kasus pornografi ini melibatkan Rizieq Shihab. ANTARA/Galih Pradipta

    Saksi kasus dugaan pornografi Firza Husein (tengah) tiba di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan, di Jakarta, 16 Mei 2017. Dugaan kasus pornografi ini melibatkan Rizieq Shihab. ANTARA/Galih Pradipta

    TEMPO.COJakarta - Penyidik Kepolisian Daerah Metro Jaya akan melengkapi berkas kasus Firza Husein yang dikembalikan kejaksaan.

    "(Pengembalian berkas) ini bagian dari tahapan penyidikan. Kewajiban penyidik adalah melengkapinya," kata Kepala Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono pada Rabu, 7 Juni 2017.

    Argo mengatakan penyidik akan melengkapi berkas perkara sesuai dengan permintaan jaksa penuntut umum. Sebelumnya, jaksa mengatakan berkas kasus Firza Husein lengkap bukti-buktinya. Mereka meminta kepolisian menggali saksi lain dan bukti petunjuk tambahan.

    Baca: Cerita Kak Emma tentang Rizieq Syihab dan Firza Husein

    Dia menegaskan penyidik pasti akan melengkapi bukti formal dan materiil yang dibutuhkan kejaksaan. Karena itu, polisi butuh kerja sama dengan kejaksaan untuk menyamakan persepsi pidana yang menjerat Firza Husein.

    Polisi beberapa waktu lalu melaksanakan gelar perkara dengan jaksa penuntut umum di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Polisi membeberkan fakta-fakta hukum yang sudah diperoleh. Mereka memberikan semua berkas pemeriksaan atas kasus pornografi tersebut.

    Argo belum memastikan kapan nantinya berkas perkara itu akan dilimpahkan lagi ke tahap P21 atau telah dinyatakan lengkap. Pihaknya masih menunggu keputusan jaksa. Sementara ini, fokus polisi melengkapi keterangan saksi yang perlu diperkuat.

    Selain itu, saat ini polisi tengah menetapkan Rizieq sebagai tersangka atas kasus yang sama. Namun Rizieq masih diburu polisi karena masih berada di luar negeri. Polisi sempat mengajukan red notice ke Interpol atau permohonan penangkapan Rizieq di Arab Saudi. Namun sampai saat ini permohonan belum disanggupi.

    Polda Metro Jaya juga berencana mengedarkan nama Rizieq sebagai orang yang diburu polisi atau dimasukkan ke daftar pencarian orang (DPO). Rencananya, selebaran DPO akan ditempel di tempat publik, termasuk di media sosial.

    "Kami sekarang masih menunggu sampai yang bersangkutan balik ke Indonesia," ucap Argo. Dia meyakini Rizieq akan pulang dan mempertanggungjawabkan perbuatannya atas kasus pornografi. Apalagi Rizieq adalah sosok panutan masyarakat dan pasti memberi contoh baik bagi publik atas penegakan hukum di Indonesia.

    AVIT HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban, Tersangka, Barang Bukti, dan Lokasi Kerusuhan 22 Mei 2019

    Kerusuhan 22 Mei 2019 di Ibu Kota bermula dari unjuk rasa penolakan hasil pilpres 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta, sejak sehari sebelumnya.