Aksi Bela Ulama 96, Bachtiar Nasir: Saya Mungkin di Tempat Lain

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir sebelum masuk kedalam gedung bareskrim mabes polri. TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir sebelum masuk kedalam gedung bareskrim mabes polri. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta -Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Bachtiar Nasir mengatakan tidak akan menghadiri Aksi Bela Ulama 96 yang diadakan di Masjid Istiqlal, Jumat, 9 Juni 2017.

    "Saya mungkin di tempat lain," ujar Bachtiar di Gedung MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu, 7 Juni 2017. Aksi Bela Ulama 96 diinisasi oleh Presedium Alumni 212 yang menolak dugaan kriminalisasi terhadap ulama.

    Baca: Ketua GNPF MUI: Persekusi Hanya Menambah Dendam

    Pada poster seruan mengikuti aksi terdapat foto para ulama pendukung, termasuk Bachtiar Nasir. Menurut Bachtiar, bukan GNPF MUI yang menginisiasi Aksi Bela Ulama 96. "Presidium Alumni 212 kan yang buat," kata Bachtiar.

    Mengenai kriminalisasi ulama, kata Bachtiar, pihaknyanya sudah mensosialisasikan lewat siaran pers. “Presiden harus turun tangan menyelesaikan ini, sehingga kegaduhan akibat kriminalisasi ini tidak terus berkembang," ujar ucap Bachtiar.

    Baca juga: Kepada Kak Emma, Firza Husein Mengaku Ingin Diperistri Rizieq

    Sebelumnya, beredar pesan yang mengatasnamaka Ketua Presedium Alumni 212, Ansufri Idrus Sambo, untuk menolak penetapan tersangka pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Riziek Syihab dan pembubaran ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

    IRSYAN HASYIM | ALI ANWAR


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dari Alpha sampai Lambda, Sebaran Varian Delta dan Berbagai Varian Covid-19

    WHO bersama CDC telah menetapkan label baru untuk berbagai varian Covid-19 yang tersebar di dunia. Tentu saja, Varian Delta ada dalam pelabelan itu.