Polisi Sebar Sketsa Wajah Penembak Italia Chandra Kirana  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penembakan di Karawaci: Kapolres Metro Tangerang Kota Komisaris Besar Harry Kurniawan menunjukan sketsa pria yang diduga menembaj Italia Chandra Kirana. TEMPO/Joniansyah Hardjono

    Penembakan di Karawaci: Kapolres Metro Tangerang Kota Komisaris Besar Harry Kurniawan menunjukan sketsa pria yang diduga menembaj Italia Chandra Kirana. TEMPO/Joniansyah Hardjono

    TEMPO.CO, Tangerang - Polisi telah membuat sketsa wajah satu dari dua perampok yang menembak Italia Chandra Kirana Putri, 23 tahun. Pria tersebut diperkirakan berusia 30 tahun yang saat ini sudah dinyatakan buron. "Ciri-cirinya, kulit sawo matang, berambut hitam pendek, berat badan sekitar 67 kilogram dan tinggi 170 sentimeter," kata Kapolres Metro Tangerang Kota Komisaris Besar Harry Kurniawan, Kamis 15 Juni 2017

    Harry Kurniawan dan Waka Polres Metro Tangerang Kota Ajun Komisaris Besar Erwin Kurniawan terjun langsung ke Jalan Daan Mogot untuk menempelkan sketsa wajah pelaku di angkutan umum, warung-warung, minimarket dan di sepeda motor ojek Online. "Penyebaran akan dilakukan secara massif di seluruh wilayah Indonesia," kata Harry.

    Harry menyebut pria itu sebagai Mr. X. "Peran dia adalah mengendarai sepeda motor saat melakukan perampokan di Karawaci," kata Harry. Ia mengimbau masyarakat agar segera menghubungi polisi apa bila melihat pria dengan ciri-ciri pria tersebut. Nomor telepon yang bisa menghubungi adalah 021-5523160, 0812-86541162, 0852-82704790, dan 0813-8097979809.

    Mr. X dan seorang kawannya menyatroni kediaman Italia Chandra di Perumahan Bugel Indah, Karawaci, Tangerang pada 12 Juni 2017. Mereka saat itu hendak mengambil sepeda motor di dalam garasi.  Keduanya menjadi panik karena kejahatannya dipergoki oleh tuan rumah. 

    Saat dua penjahat itu hendak kabur, Italia sempat mengejar dan memukul dengan sapu lidi. Namun seorang pelaku mengeluarkan senjata api dan menembak dada perempuan itu. Italia tewas dengan peluru bersarang di dada.

    Polisi bisa membuat sketsa pelaku karena aksi brutal tersebut terekam kamera CCTV tetangga Italia Chandra. Sedangkan satu pelaku lagi belum bisa dibuat sketsa karena wajahnya tertutup helm.

    JONIANSYAH HARDJONO




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.