Menang Praperadilan, 3 Tersangka Curanmor Minta Dibebaskan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengacara Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, Arif Maulana (kiri) dan Bunga Siagian, serta Sonah, pelapor dugaan penyiksaan polisi terhadap anaknya, Asep Sunandar. Asep ditangkap dan dijadikan tersangka kasus pencurian oleh polisi. (LBH Jakarta, Sabtu, 18 Maret 2017). Tempo/Rezki

    Pengacara Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, Arif Maulana (kiri) dan Bunga Siagian, serta Sonah, pelapor dugaan penyiksaan polisi terhadap anaknya, Asep Sunandar. Asep ditangkap dan dijadikan tersangka kasus pencurian oleh polisi. (LBH Jakarta, Sabtu, 18 Maret 2017). Tempo/Rezki

    TEMPO.CO, Bekasi - Kejaksaan Negeri Bekasi diminta membebaskan tersangka kasus pencurian sepeda motor. Alasannya, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah mencabut status tersangka ketiganya dalam sidang putusan pra peradilan pada 13 Juni 2017.

    Pengacara Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, Bunga Siagian, mengatakan, ketiga tersangka kini harus mendekam di Rumah Tahanan Bulak Kapal, Bekasi. Sesuai rencana, ketiganya: Herianto, Aris Winata, dan Bihin Charles, akan menjalani sidang perdana pada Senin, 20 Juni 2017.

    Baca: Diduga Menyiksa, Polda Metro Dipraperadilankan Korbannya

    "Ketiganya ditahan sejak penangkapan pada April lalu," kata Bunga di Kejaksaan Negeri Bekasi, Jumat, 16 Juni 2017. Bunga mengatakan, keluarga menyatakan ada kejanggalan dalam penanganan perkara itu.

    Walhasil, LBH Jakarta melakukan upaya hukum terhadap Polda Metro Jaya yang menangani kasus itu. "Kami pra peradilan, dan pengadilan menyatakan klien kami tak bersalah," ujar Bunga.

    Dalam sidang putusan, kata Bunga, majelis hakim menyatakan mengabulkan permohonan praperadilan para pemohon. "Menyatakan penetapan tersangka terhadap para pemohon tidak sah atau tidak berdasarkan hukum dan memiliki kekuatan hukum," kata majelis hakim seperti yang dikutip Bunga.

    Bunga mengatakan, majelis hakim juga menyatakan penggeledahan dan penyitaan terhadap para pemohon adalah tidak sah.

    Kepala Seksi Pinda Umum Kejaksaan Negeri Bekasi, Andi Adikawira, mengatakan, pihaknya sudah melimpahkan berkas perkara ketiga tersangka ke Pengadilan Negeri Bekasi. Karena itu, kini kewenangan penahanan ada di pengadilan. "Silakan bermohon ke pengadilan," kata Andi.

    Baca juga: LBH Minta Hakim Hadirkan Korban Dugaan Penyiksaan oleh Polisi

    Kalau betul pra peradilan memutuskan pencabutan status tersangka, kata Andi, Pengadilan Negeri Bekasi akan mengeluarkan penetapannya. Adapun, Jaksa Penuntut Umum melaksanakan penetapan dari hakim. "Kami yang mengeluarkan sebagai pelaksanaan penetapan hakim," kata Andi.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.