H-5 Lebaran, Mobil Pribadi Meningkat 85 Persen di Tol Cikampek  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi jalan tol. TEMPO/Subekti

    Ilustrasi jalan tol. TEMPO/Subekti

    TEMPO.COJakarta - PT Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mencatat ada kenaikan volume lalu lintas kendaraan menuju Cikampek pada H-5 Lebaran di ruas jalan tol wilayah setempat. "Kenaikan mencapai 40 persen," kata juru bicara PT Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek, Handoyono, Rabu, 21 Juni 2017.

    Jumlah lalu lintas kendaraan pada H-5 lebaran, kata dia, terhitung sejak Selasa pukul 06.00 WIB hingga Rabu pukul 06.00 WIB mencapai 106.953, padahal normalnya hanya 76.427. Artinya, terjadi kenaikan yang cukup signifikan, khususnya kendaraan golongan 1, seperti bus dan kendaraan pribadi.

    Baca juga: Perilaku Pemudik Ini yang Menyebabkan Stasiun Pasar Senen Padat

    "Kendaraan golongan 1 naik hingga 85 persen," kata Handoyo. Padahal normalnya kendaraan golongan 1 yang melintas ke arah Cikampek dari gerbang Jalan Tol Cikarang Utama mencapai 52.892, tapi kali ini mencapai 97.626 kendaraan.

    Handoyono mengatakan terdapat 14 gardu yang dibuka menuju ke Cikampek. Jasa Marga juga menempatkan petugas jemput bola di lokasi tersebut agar tidak terjadi antrean panjang pengambilan tiket. "Untuk saat ini lalu lintas kendaraan masih lancar," katanya.

    Petugas Sentra Komunikasi (Senkom) Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Nugraha, mengatakan hingga Rabu pukul 15.00 WIB, lalu lintas kendaraan mengarah ke Cikampek cenderung normal. Kecepatan kendaraan masih bisa 100-120 kilometer per jam. "Lalu lintas sangat lancar," katanya.

    Baca juga: Mudik, Sekda DKI: Jangan Bawa Orang Berlebihan, Jakarta Sesak

    Menurut Nugraha, kendaraan yang melintas didominasi oleh kendaraan pribadi dan bus. Sebab, kendaraan mengangkut barang sudah tidak diperbolehkan melintas di ruas jalan tersebut karena dikhawatirkan mengganggu arus lalu lintas selama mudik.

    ADI WARSONO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto