Puncak Arus Balik di Stasiun Pasar Senen Diperkirakan 1 Juli

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang Kereta Api Tawang Jaya tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, 29 Juni 2017.TEMPO/DWI FEBRINA FAJRIN

    Penumpang Kereta Api Tawang Jaya tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, 29 Juni 2017.TEMPO/DWI FEBRINA FAJRIN

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Daop 1 PT. Kereta Api Indonesia Suprapto memperkirakan arus balik mudik Lebaran di Stasiun Pasar  Senen mencapai puncaknya pada Sabtu, 1 Juli 2017. Begitu juga di Stasiun Gambir. Total jumlah penumpang  dari 36 perjalan kereta api pada hari itu bisa mencapai 39.182 orang. "Bahkan bisa lebih karena masih ada tiket kereta api arah Jakarta yang belum terjual," ujar Suprapto di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis, 29 Juni 2017.

    Suprapto menjelaskan, dari 36 perjalanan kereta tidak semua penumpang turun di Stasiun Senen dan Gambir.  Sebab penumpang bisa turun lebih dulu di Jatinegara, Bekasi, Cikampek, atau Karawang.

    Menurut Suprapto, peningkatan jumlah penumpang arus balik mudik Lebaran sudah terlihat sejak 27 Juni 2017. Hari itu total penumpang yang turun di Stasiun Senen dan Gambir menyentuh angka 44.856 orang.

    Untuk mengantisipasi penumpukan penumpang di dalam stasiun, Daop 1 akan mengambil sejumlah langkah pengaturan. "Di Stasiun Pasar Senen misalnya, semua penumpang arus balik keluar melalui peron 4,” kata Suprapto. “Di Stasiun Gambir juga sudah diatur."

    Peron 4 Stasiun Pasar Senen terhubung dengan commuterline sehingga penumpang bisa langsung melanjutkan perjalanan dengan KRL tujuan Kampung Bandan, Duri, Tanah Abang, Manggarai, Depok, dan Bogor.

    Bagi penumpang berkebutuh khusus yang turun di Stasiun Pasar Senen dan Gambir juga sudah disediakan beberapa fasilitas. Diantaranya kursi roda, lift di Stasiun Gambir, jalur khusus kursi roda di Stasiun Pasar Senen, dan toilet yang bisa diakses kursi roda.

    Pemudik berkebutuhan khusus tinggal menghubungi petugas di sekitar stasiun jika butuh kursi roda. "Bisa menghubungi Sahabat Kereta Api atau petugas-petugas lain yang tersebar di peron," ujar Suprapto.

    DWI FEBRINA FAJRIN  | SSN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.