Selama di Jakarta Obama Dikawal 4.000 Personel

Reporter

Editor

Suseno TNR

Presiden ke-44 Amerika, Barack Husein Obama bersama keluarganya berjalan menuju pelataran Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, 28 Juni 2017. Kedatangan Barack Obama beserta rombongan disambut meriah wisatawan lainnya. TEMPO/Pius Erlangga

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika Serikat ke-44, Barack Hussein Obama, akan berkunjung ke Jakarta pada 30 Juni - 2 Juli 2017. Kunjungan Obama akan dikawal sekitar 4.000 personel yang telah disiapkan oleh Polda Metro Jaya.

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jendral M. Iriawan mengatakan pasukannya siap mengawal Obama selama mantan orang nomor satu di Amerika itu berada di Jakarta. “Tadi kami sudah apel gelar pasukan dalam rangka diaspora ke-17 dan kedatangan Pak Obama,” ujar Iriawan, di Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis 29 Juni 2017.

Iriawan mengatakan semua persiapan sudah diatur oleh kepolisian. “Semua sudah ter-setting. Baik objek, tempat makan, kemudian juga acara ke Istana Bogor,” ujarnya.

Obama saat ini tengah berlibur ke sejumlah lokasi wisata di Yogyakarta dan Jawa Tengah selama tiga hari pada 28-30 Juni 2017. Sebelum berlibur di Yogyakarta, Obama berkunjung ke Bali. Lalu pada Sabtu, 1 Juli 2017, Obama akan menghadiri kongres ke-4 diaspora Indonesia di Mal Kota Kasablanca, Jakarta Selatan.

WULAN | SSN






Presiden Jokowi Hobi Menjamu Tamu Negara dengan Menu Khas Indonesia

21 hari lalu

Presiden Jokowi Hobi Menjamu Tamu Negara dengan Menu Khas Indonesia

Terbaru, pada gala dinner KTT G20 di GWK, Bali, para pemimpin negara dan delegasi disuguhi Presiden Jokowi dengan menu khas dari berbagai daerah.


KTT G20, 40 Tempat Parkir Khusus untuk Pesawat Tamu Negara di Bandara Ngurah Rai Disiapkan

26 hari lalu

KTT G20, 40 Tempat Parkir Khusus untuk Pesawat Tamu Negara di Bandara Ngurah Rai Disiapkan

Sebanyak 40 tempat parkir pesawat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, khusus untuk pesawat-pesawat tamu negara KTT G20 telah disiapkan.


Sambut Mohammad Shtayyeh, Jokowi: Indonesia Dukung Perjuangan Palestina

44 hari lalu

Sambut Mohammad Shtayyeh, Jokowi: Indonesia Dukung Perjuangan Palestina

Jokowi menjelaskan alasan pihaknya mendukung Palestina, karena negara tersebut menjadi negara pertama yang dahulu mengakui kemerdekaan Indonesia.


Perolehan Suara Joe Biden Lewati Rekor Obama

5 November 2020

Perolehan Suara Joe Biden Lewati Rekor Obama

Meski penghitungan suara Pemilu AS masih berlangsung, Joe Biden telah mengantongi lebih dari 70 juta suara.


Donald Trump Tolak Saran Obama Soal Rasisme dan Keikusertaan Pemilu

6 Agustus 2020

Donald Trump Tolak Saran Obama Soal Rasisme dan Keikusertaan Pemilu

Presiden AS Donald Trump menolak saran mantan Presiden Barack Obama untuk meningkatkan keikutsertaan warga di Pilpres Amerika.


Remaja Inggris Peretas Akun Twitter Tokoh Dunia Bobol Rp 1,45 Miliar

3 Agustus 2020

Remaja Inggris Peretas Akun Twitter Tokoh Dunia Bobol Rp 1,45 Miliar

Mason Sheppard, remaja Inggris yang dituduh peretas akun Twitter tokoh dunia telah membobol dana mereka sebesar Rp 1,45 miliar


Kisah Gli, Kucing Penghuni Hagia Sophia 16 Tahun

25 Juli 2020

Kisah Gli, Kucing Penghuni Hagia Sophia 16 Tahun

Gli, kucing penghuni Hagia Sophia lebih dari 16 tahun menjadi sorotan setelah bangunan warisan kerajaan Bizantium itu berubah status menjadi masjid.


Obama Kutuk Kekerasan Terhadap Pendemo Kematian George Floyd

2 Juni 2020

Obama Kutuk Kekerasan Terhadap Pendemo Kematian George Floyd

Mantan Presiden AS Barack Obama mengecam penggunaan kekerasan berlebihan terhadap protes damai kematian George Floyd.


Michelle Obama Ungkap Badai Pernikahannya di Tahun-tahun Awal

10 Mei 2020

Michelle Obama Ungkap Badai Pernikahannya di Tahun-tahun Awal

Michelle Obama mengakui bahwa pernikahannya dengan Barack Obama diperkuat oleh konseling pernikahan pada tahun-tahun awal.


Obama Sebut Penanganan Virus Corona Oleh Trump Kacau Balau

10 Mei 2020

Obama Sebut Penanganan Virus Corona Oleh Trump Kacau Balau

Mantan Presiden Amerika, Barack Obama, meminta para mantan stafnya untuk banyak belajar dari buruknya penanganan virus Corona oleh Donald Trump