Minggu, 22 September 2019

Masa Transisi Tiga Bulan Gubernur DKI, Djarot Akan Rombak SKPD  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menjawab pertanyaan awak media usai menggelar acara halal bihalal di Balai Kota, Jakarta, 3 Juli 2017. TEMPO/Yovita Amalia

    Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menjawab pertanyaan awak media usai menggelar acara halal bihalal di Balai Kota, Jakarta, 3 Juli 2017. TEMPO/Yovita Amalia

    TEMPO.CO, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat berencana merombak satuan kerja perangkat daerah (SKPD) pemerintah DKI Jakarta. Djarot mengatakan perombakan tersebut hanya untuk mengisi beberapa jabatan yang kosong.

    "Ada beberapa untuk isi jabatan yang lowong, kosong, dan pensiun," ujarnya di Balai Kota, Jakarta, Kamis, 6 Juli 2017. Djarot mengakui sisa masa jabatannya yang hanya tiga bulan, tidak bisa langsung merombak SKPD.

    Baca: Perombakan SKPD, Djarot Tunggu Persetujuan Kemendagri

    Supaya tidak salah langkah, Djarot akan berkoordinasi lebih dulu ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) "Makanya kami akan presentasi ke Kemendagri," katanya.

    Menurut Djarot, SKPD baru dirombak menjelang masa transisi kepemimpinan Anies-Sandi, karena sudah beberapa lama tidak ada mutasi. “Ada beberapa pejabat yang terlampau lama di situ dan beberapa pensiun," ucapnya.

    Beberapa golongan eselon yang akan masuk perombakan adalah eselon II, eselon III, serta eselon IV. Ia juga akan memutasi pejabat purnatugas di beberapa eselon. Namun perombakan tersebut, menurut Djarot, membutuhkan persetujuan dari Kemendagari mengingat sisa masa jabatan yang diembannya.

    Baca juga: Pejabat DKI Ini Dilantik Soni Setelah Dilengserkan Ahok

    Perombakan SKPD di pemerintah DKI Jakarta terakhir dilakukan pada Januari 2017. Saat itu, gubernur DKI Jakarta dipegang oleh Pelaksana Tugas, yang juga Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono. Ketika itu, Sumarsono merombak serta mengukuhkan 5.038 pejabat.

    WULAN 



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe