Krisis Air Bersih di Tangerang Mulai Teratasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi air bersih. sndimg.com

    Ilustrasi air bersih. sndimg.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Krisis air bersih selama tiga hari lalu yang melanda sekitar 15 ribu pelanggan PDAM Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang mulai teratasi. Air bersih mulai mengalir dari keran air rumah warga." Air sudah mengalir sejak pukul 21.00 tadi malam. Meski volume airnya belum normal, masalah air bersih sudah teratasi," ujar Ketua RT 04 RW 08 Perumahan Pondok Makmur, Kutabumi, Kabupaten Tangerang, Ahmad Saiful Bahri, saat dihubungi Tempo pagi ini, Senin, 17 Juli 2017.

    Saiful mengatakan secara keseluruhan, ratusan pelanggan di perumahan itu sejak tadi malam sibuk menampung air. Mereka memenuhi bak kamar mandi, ember, dan baskom untuk memenuhi kebutuhan air bersih pada Senin ini."Kesibukan anak mau sekolah, mau masuk kerja, jadi semua bisa mandi," kata Saiful.

    Baca: Pasokan Terganggu, Pelanggan PDAM Tangerang Krisis Air Bersih

    Pipa utama PDAM TKR yang tertanam di bundaran VTR ISI, Jalan Raya Kutabumi, pecah pada Sabtu, 15 Juli lalu. Proses perbaikan pipa diameter 400 dalam casing tersebut cukup rumit dan membutuhkan waktu cukup lama. Akibatnya, pasokan air bersih di wilayah Kutabumi dan Pasar Kemis terganggu. Sebanyak 15 ribu pelanggan mengalami krisis air bersih selama tiga hari ini.

    Direktur Utama PDAM Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang Rusdy Machmud mengatakan tim teknis PDAM mengalami kesulitan saat memperbaiki pipa pecah tersebut."Pipa yang pecah berada dalam casing, lumayan rumit, jadi pekerjaan perlu waktu. Mohon maaf atas ketidaknyamanan pelayanan kami," kata Rusdy.

    Baca: Survei Geologi: Pondasi Belasan Gedung di DKI Menembus Mata Air

    Rusdy mengakui sejak tadi malam proses perbaikan sudah dilakukan dan meski belum normal, air sudah mulai mengalir ke rumah pelanggan."Kami usahakan tadi malam air sudah mengalir agar keperluan mandi anak-anak yang mulai masuk sekolah tersedia."

    JONIANSYAH HARDJONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menolak Lupa, 11 Kasus Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

    Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menilai pengungkapan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu tak mengalami kemajuan.