Rizieq Syihab Dikabarkan Pulang Sebelum 17 Agustus 2017

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  Rizieq Shihab. REUTERS/Beawiharta

    Rizieq Shihab. REUTERS/Beawiharta

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab dikabarkan akan pulang ke Indonesia sebelum 17 Agustus 2017. Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Maarif mengatakan, tim kuasa hukum akan berupaya agar Rizieq bisa kembali ke Indonesia sebelum milad FPI.

    "Ada upaya-upaya dari teman-teman lawyer terutama dari GNPF MUI untuk bisa membawa pulang cepat Habib Rizieq sebelum milad FPI," ujarnya di Tebet, Jakarta Selatan, Rabu 26 Juli 2017.

    Baca: Rizieq Syihab Masih di Arab Saudi, Kapolda: Lagi Enak Ibadah

    Slamet mengatakan Rizieq akan pulang bila semua permasalahan hukum selesai dan keamanan Rizieq selama di Indonesia bisa terjamin. "Sebelum proses-proses semuanya bersih, semuanya nyata dan kepastian keamanan beliau juga terjamin di Indonesia, baru ada kepastian kapan pulangnya," kata Slamet.

    Baca: Rizieq Syihab Buron, DPP FPI: Pengajian Dimulai Lagi Bulan Depan

    Slamet Maarif menambahkan tidak ada pesta khusus yang diberikan untuk menyambut Rizieq menjelang milad FPI. Mereka tetap akan melaksanakan milad seperti tahun-tahun sebelumnya. 

    Hanya untuk tahun ini kata Slamet, acara tidak dilaksanakan di Petamburan karena mencari lokasi yang dapat menampung massa. "Kemungkinan besar memang tahun ini tidak dilaksanakan di Petamburan. Tetapi tetap di daerah Jakarta, kami sedang cari lokasi yang pas untuk mengumpulkan massa yang memadai," katanya.

    Baca: Amien Rais Akan Pimpin Aksi 287 untuk Kawal Uji Materi Soal HTI

    Rizieq Syihab saat ini berada di Arab Saudi. Ia telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus chat berkonten pornografi bersama Firza Husein. Polisi juga menyatakan Rizieq masuk dalam daftar pencarian orang.



    WULAN NOVA S


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.