Ada Demonstrasi 287, Cermati Rekayasa Lalu Lintasnya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi CCTV pemantau lalu lintas. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    Ilustrasi CCTV pemantau lalu lintas. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    TEMPO.COJakarta - Kepolisian menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas sehubungan dengan rencana unjuk rasa 287 yang akan digelar pada Jumat, 28 Juli 2017. Sejumlah akses lalu lintas dialihkan, mulai Jalan Hayam Wuruk hingga ke Kwitang dan kawasan Senen. 

    “Sebanyak 400 personel polisi lalu lintas disiagakan selama demonstrasi berlangsung,” kata Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Budiyanto melalui keterangan tertulis. Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) berdemonstrasi menuntut pembatalan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perpu Ormas) yang diterbitkan pemerintah. 

    Baca:
    Ada Rencana Aksi 287 Tolak Perpu Ormas, Ini ...
    Amien Rais Akan Pimpin Aksi 287 

    Budiyanto berharap lalu lintas bisa tetap lancar meski ada unjuk rasa. "Diharapkan seluruh kegiatan dapat berjalan lancar, tertib, dan aman." 
     
    Berikut ini rekayasa lalu lintas untuk hari ini.
     
    - Arus lalu lintas dari Jalan Hayam Wuruk menuju Jalan Majapahit dialihkan ke kiri, menuju Jalan Juanda. 

    - Kendaraan dari arah Lapangan Banteng menuju Jalan Veteran dialihkan ke Jalan Pos.

    - Pengendara dari Jalan Gunung Sahari menuju Jalan Dr Sutoyo diarahkan ke Jalan Senen Raya.

    - Arus lalu lintas dari Jalan Senen Raya menuju Jalan Budi Utomo diarahkan lurus ke Jalan Gunung Sahari.

    Baca juga:
    Kontras: Kasus Novel Harus Fokus pada Siapa Penghapus Sidik Jari
    Dimutasi ke Mabes Polri, Ini Pesan Iriawan untuk Rizieq FPI 

    - Arus lalu lintas dari Jalan Medan Merdeka Timur menuju Jalan Medan Merdeka Utara dialihkan ke Jalan Perwira.

    - Kendaraan dari Simpang Lima Senen menuju RSPAD bakal diarahkan ke Jalan Senen Raya-Wahidin.
     
    - Arus lalu lintas dari arah Cikini Raya menuju Jalan Ridwan Rais juga dialihkan ke kanan menuju Jalan Kwitang Raya.
     
    - Kendaraan dari Jalan Kwitang diputar kembali ke Jalan Kwitang Raya.

    Simak:
    Setengah Bugil di Kebun Raya Bogor, WNA Selandia Baru Dideportasi
    Bus Transjakarta Dicuri, Pelaku Isi Bensin Tak Bayar

    - Kendaraan dari Jalan Kebon Sirih diarahkan ke Jalan Kwitang Raya.
     
    - Kendaraan dari Jalan Jenderal Sudirman menuju Jalan Medan Merdeka Barat dialihkan ke Jalan Kebon Sirih atau Tanah Abang.
     
    - Lalu lintas dari Jalan Abdul Muis diarahkan ke Jalan Harmoni dan Fachrudin.

    - Pengendara dari Jalan Abdul Muis yang hendak menuju Jalan Museum diluruskan ke Jalan Fachrudin, begitu juga sebaliknya.

    Kuasa hukum GNPF-MUI, Kapitra Ampera, mengatakan unjuk rasa akan dilakukan bersama dengan sejumlah organisasi kemasyarakatan. "Aksi ini dilatarbelakangi penerbitan Perpu Ormas dan pembubaran HTI," kata Kapitra saat dihubungi, Ahad, 23 Juli 2017.
     
    Unjuk rasa 287 akan dimulai dengan salat Jumat di Masjid Istiqlal, dilanjutkan dengan berjalan kaki dari Masjid Istiqlal ke Istana Presiden. Demonstran, kata Kapitra, akan berorasi di depan Istana Presiden dan menyatakan petisi-petisi untuk pemerintah agar mencabut Perpu Ormas.

    INGE KLARA SAFITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kajian Ibu Kota Baru, Diklaim Memperkuat Kawasan Timur Indonesia

    Pemindahan ibu kota ke luar Jawa diklaim akan memperkuat kegiatan nasional dan kawasan Indonesia timur. Begini kajian ibu kajian ibu kota baru.