Djarot Berkunjung ke Moskow, Ini Kegiatannya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat dan Istrinya, Happy Farida berpose di Jembatan Simpang Susun Semanggi sebelum membuka jalur untuk diuji coba pada Jumat, 28 Juli 2017. TEMPO/INGE KLARA

    Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat dan Istrinya, Happy Farida berpose di Jembatan Simpang Susun Semanggi sebelum membuka jalur untuk diuji coba pada Jumat, 28 Juli 2017. TEMPO/INGE KLARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat akan mengunjungi Moskow, Rusia, selama lima hari dari 3 sampai 7 Agustus 2017. Rencanya, Djarot akan melakukan pertemuan bilateral dengan Wali Kota Moskow Sergey Sobyanin. 
     
    "Tujuannya untuk penandatanganan MoU sister city Jakarta-Moscow," kata Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri DKI Jakarta Muhammad Mawardi saat dihubungi, Selasa, 1 Agustus 2017.

    Baca: Besok, Gubernur Djarot ke Moskow untuk Perpanjang MoU Sister City
     
    Mawardi menuturkan, program kerja sama sister city itu akan dilakukan selama tiga tahun sampai 2019. Bidang kerja samanya, kata Mawardi, meliputi preservasi dan popularisasi situs bersejarah, pembangunan dan manajemen sistem transportasi kota, pendidikan dan pelatihan profesional, olahraga, budaya, dan pariwisata.
     
    Penandatanganan Mou, Mawardi menjelaskan, merupakan kelanjutan dari program sister city Jakarta-Moskow yang telah habis pada 2016, dan diperpanjang setiap tiga tahun sekali. Kedua kota tersebut sudah bekerja sama sejak 2007. "Tapi kan Pak Gubernur lagi sibuk kampanye. Jadi baru sempat bulan ini," kata Mawardi.
     
    Dalam kunjungan itu, Djarot akan didampingi Asisten  Pemerintahan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Bambang Sugiyono, Kepala Dinas Perindustrian dan Energi DKI Yuli Hartono, dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Catur Laswanto.
     
    Selain menghadiri perpanjangan kerja sama, Mawardi mengatakan, Djarot juga akan berpartisipasi dalam Forum Bisnis Indonesia-Rusia pada 4 Agustus 2017. Djarot akan menyampaikan materi mengenai potensi daerah dan peluang investasi bagi pebisnis Moskow dalam bidang infrastruktur kota, salah satunya tentang pembangunan transportasi berbasis rel.
     
    Menurut Mawardi, Djarot juga akan menghadiri Festival Indonesia. Djarot akan memimpin tim kesenian, promosi pariwisata, industri kecil menengah (IKM), dan Jakarta Smart City untuk mempromosikan seni budaya, pariwisata, IKM, dan pusat informasi berbasis e-government kepada warga Rusia dan WNI di Rusia.

    Baca juga: Djarot Saiful: Bikin Tertib Jakarta Itu Susah Setengah Mati
     
    Festival yang diprakarsai Kedutaan Besar Republik Indonesia di Rusia itu akan berlangsung pada 4-6 Agustus 2017 di Taman Kota Hermitage, Moskow. "Karena ada festival, jadi kami manfaatkan juga untuk perpanjang MoU," ujar Mawardi.
     

    FRISKI RIANA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.