Penangkapan WNA Cina di Bogor Berawal dari Razia Sepeda Motor  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan WNA asal Cina yang bekerja di Perusahaan Tambang dibawa polisi karena tidak dapat menunjukan dokumen. TEMPO/M. Sidik

    Puluhan WNA asal Cina yang bekerja di Perusahaan Tambang dibawa polisi karena tidak dapat menunjukan dokumen. TEMPO/M. Sidik

    TEMPO.COBogor - Polisi menangkap 38 pekerja asing asal Cina di area pertambangan PT BCMG di Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Rabu, 2 Agustus 2017. Polisi menemukan para pekerja itu saat menyelidiki dugaan jual-beli sepeda motor curian. “Banyak pekerja asing di perusahaan ini menggunakan sepeda motor hasil kejahatan," kata Kepala Polisi Sektor Cigudeg Komisaris Yayan Sopyan, Kamis, 3 Agustus 2017.

    Menurut Yayan, awalnya polisi menggelar Operasi Simpatik di kawasan Cigudeg pada 28 Juli 2017. Pada saat itulah petugas di lapangan mendapat informasi tentang pekerja asing di PT BCMG yang diduga menggunakan sepeda motor bodong alias hasil curian. “Kami datang ke sana dan menemukan 14 unit sepeda motor yang tidak memiliki surat-surat," katanya. "Sebagian sepeda motor kami temukan di semak, sebagian lagi di bedeng tempat tinggal mereka."

    Baca: 143 Penipu dan Pemeras dari Cina serta Taiwan Dideportasi

    Dari hasil pemeriksaan diketahui para pekerja itu mendapat sepeda motor dari pria berinisial DD. Polisi hingga saat ini masih memburu pria itu. 

    Dari pengungkapan sepeda motor yang diduga hasil curian ini, petugas Polsek Cigudeg akhirnya menangkap 38 pekerja asing asal Cina untuk dilakukan pendataan. "Karena mereka tidak bisa menunjukkan dokumen resmi keimigrasian. Makanya kami amankan," kata Yayan.

    M. SIDIK PERMANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.