Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Soal Dumolid, Ini Pengakuan Pedagang Pasar Obat Pramuka

image-gnews
Artis Tora Sudiro datang ke BNN, Cawang, Jakarta Timur, untuk menjalani assessment, 5 Agustus 2017.TEMPO/Egi Adyatama
Artis Tora Sudiro datang ke BNN, Cawang, Jakarta Timur, untuk menjalani assessment, 5 Agustus 2017.TEMPO/Egi Adyatama
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kasus kepemilikan zat psikotropika yang membelit artis Tora Sudiro menjadi bahan pembicaraan para pedagang obat di Pasar Obat Pramuka, Jakarta Timur. Sejumlah pedagang mengatakan obat bernama Dumolid yang dikonsumsi Tora Sudiro tidak bisa dijual sembarangan.

"Itu jenis psikotropika yang tidak diperjual-belikan di sini," kata seorang pedagang yang enggan disebut namanya pada Senin, 7 Agustus 2017. "Namun kalau di sini ada yang jual, itu oknum, karena di sini dilarang jual obat untuk penenang."

Baca juga: Lagi Soal Dumolid, Efeknya Kerusakan Saraf Permanen 

Seorang pedagang obat lainnya bernama Ronaldi Z. Ilyas juga membenarkan pernyataan itu. Kata dia, pihaknya hanya menjual obat herbal dan obat generik. "Tidak boleh dijual di sini, karena harus memakai resep dokter," ucap dia.

Menurut dia, obat penenang hanya bisa didapatkan di apotek besar, yang terdaftar di departemen kesehatan. Biasanya obat itu dijual di apotek yang ada di rumah sakit maupun apotik besar di sekitar rumah sakit. Pembeli juga harus melampirkan resep dokter terhadap pasien.

Baca juga: Tora Sudiro Ditangkap, Indro Warkop: Anakmu Narkoba, Mau Dibunuh? 

Sejumlah pedagang lainnya juga mengatakan hal yang sama. Di Pasar Obat Pramuka sebagian besar dipenuhi obat generik. Mulai dari obat batuk, flu, asam urat, dan lain sebagainya. Di tempat itu juga dipenuhi hilir-mudik pembeli yang berbelanja obat generik dalam jumlah satuan maupun partai.

Direktur Eksekutif Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia, Dorojatun Sanusi mengatakan bahwa obat Dumolik dan sejenis obat penenang lain hanya diperbolehkan dijual di apotek besar. "Selain itu ada yang dijual dalam partai besar," tutur dia.

Baca juga: Tora Sudiro Terbelit Kasus Narkoba, Ini Pandangan Hotman Paris   

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Biasanya, perusahaan yang memproduksi obat penenang akan menjual ke apotek yang diperbolehkan. Karena itu ia mengatakan biasanya obat jenis itu tidak dijual di pasar Pramuka.

"Biasanya itu dipakai untuk mengobati orang yang susah tidur, atau insomnia berat," tutur dia. Makanya setiap penggunaan juga harus disertakan resep dan diawasi dokter. Dari sejumlah literasi juga menyebut bahwa efek obat penenang bisa membuat pengguna kecanduan.

Baca juga: Selain Dumolid, 5 Obat Penenang Ini Juga Kerap Disalahgunakan  

Obat dumolid telah diatur dalam Undang-undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Dorojatun juga meluruskan bahwa memang dumolid bukan termasuk narkoba tapi psikotropika yang berbahaya jika tanpa pengawasan. Menurut undang-undang itu, para pengguna obat penenang yang tidak dalam pengawasan dokter bisa dijerat pidana.

Sebelumnya, Tora Sudiro ditangkap oleh polisi bersama sang istri Mieke Amalia di dalam rumahnya Tangerang Selatan. Polisi mendapatkan barang bukti 30 butir dumolid dari tangan Tora. Dia juga telah mengaku sebagai pengguna dumolid sejak setahun terakhir karena kesulitan tidur.

Baca juga: Dumolid yang Dipakai Tora Sudiro Dulu Dijual Bebas di Apotek  

Saat ini Tora Sudiro ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan. Polisi juga melakukan beberapa pemeriksaan kesehatan termasuk tes urine dan laboratorium. Tora bahkan juga menjalani pemeriksaan assessment di Badan Narkotika Nasional.

AVIT HIDAYAT

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Polisi Pesta Narkoba di Depok, Polda Metro Jaya Janji Usut Tuntas

4 jam lalu

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi di Polda Metro Jaya pada Selasa, 16 Januari 2024. TEMPO/Desty Luthfiani.
Polisi Pesta Narkoba di Depok, Polda Metro Jaya Janji Usut Tuntas

Lima anggota polisi pesta narkoba di Depok saat ini menjalani pemeriksaan di Bidang Propam Polda Metro Jaya


Kasus Anggota Polda Metro Jaya Pesta Narkoba di Depok, Orang Tua Pernah Diingatkan Ditresnarkoba Godaannya Besar

4 jam lalu

Kondisi rumah polisi yang gelar pesta narkoba jenis sabu di Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Depok, Senin, 22 April 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Kasus Anggota Polda Metro Jaya Pesta Narkoba di Depok, Orang Tua Pernah Diingatkan Ditresnarkoba Godaannya Besar

Empat polisi yang ditangkap disebut sebagai anggota Direktorat Reserse Narkoba (Diresnarkoba) Polda Metro Jaya.


Polisi Pesta Narkoba di Depok Bikin Warga Kampung Palsigunung Waswas

8 jam lalu

Ketua RW 01 di Kelurahan Tugu, Lili Ramli, seusai menceritakan penangkapan lima anggota polisi pesta narkoba, di rumahnya, Rabu malam, 24 April 2024. Pesta narkoba berlangsung di rumah dua anggota polisi di Kampung Palsigunung, RT 007 RW 01, Kelurahan Tugu, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Jumat malam, 19 April 2024. TEMPO/ Ihsan Reliubun
Polisi Pesta Narkoba di Depok Bikin Warga Kampung Palsigunung Waswas

Lili Ramli, Ketua RW 01, Kelurahan Tugu, Cimanggis, Depok, segera mengumpulkan warganya usai penangkapan 5 polisi yang diduga pesta narkoba


Istri Bintang Emon Positif Narkoba karena Obat Flu, Bikin 1 Lab Kebakaran Jenggot

11 jam lalu

Bintang Emon dan istrinya, Alca Octaviani. Foto: Instagram/@bintangemon
Istri Bintang Emon Positif Narkoba karena Obat Flu, Bikin 1 Lab Kebakaran Jenggot

Istri Bintang Emon, Alca Octaviani dinyatakan positif narkoba karena mengkonsumsi obat flu yang disarankan oleh apoteker.


4 Anggota Polda Metro Jaya Kedapatan Nyabu, Berikut Kajian Kenapa Polisi Terjerat Pidana Narkoba

13 jam lalu

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi pada saat Konferensi Pers di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Senin, 25 Maret 2024. Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Bea dan Cukai telah berhasil melakukan pengungkapan dan penangkapan terhadap pelaku kasus peredaran gelap narkotika jenis kokain cair, serbuk MDMA dan narkotika jenis sabu jaringan internasional. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
4 Anggota Polda Metro Jaya Kedapatan Nyabu, Berikut Kajian Kenapa Polisi Terjerat Pidana Narkoba

Polda Metro Jaya meringkus anggotanya yang menggunakan narkoba jenis sabu. Lantas, apa alasan umum ada polisi terlibat narkoba?


Chandrika Chika Ditangkap, Begini Reaksi Putra Siregar dan Rico Valentino

1 hari lalu

Putra Siregar dan Rico Valentino. Foto: Instagram Rico Valentino.
Chandrika Chika Ditangkap, Begini Reaksi Putra Siregar dan Rico Valentino

Putra Siregar dan Rico Valentino pernah tersangkut kasus pengeroyokan yang melibatkan Chandrika Chika pada 2022 di sebuah kafe di Jakarta Selatan.


Polisi Pesta Narkoba di Cimanggis Depok, Kilas Balik Kasus Irjen Teddy Minahasa Terlibat Jaringan Narkoba

1 hari lalu

Nama Irjen Teddy Minahasa sempat membuat heboh karena terlibat kasus narkoba. Ia diduga mengedarkan narkoba jenis sabu seberat 5 kilogram yang ditujukan untuk Kampung Bahari yang terkenal sebagai Kampung Narkoba di Jakarta. ANTARA
Polisi Pesta Narkoba di Cimanggis Depok, Kilas Balik Kasus Irjen Teddy Minahasa Terlibat Jaringan Narkoba

Polisi pesta narkoba belum lama ini diungkap. Bukan kali ini kasus polisi terlibat narkoba, termasuk eks Kapolda Sumbar Irjen Teddy Minahasa.


Terbukti Kendalikan Peredaran Narkotika dari Penjara, Nasrun Divonis Hukuman Mati

1 hari lalu

Ilustrasi penjahat narkoba. TEMPO/Iqbal Lubis
Terbukti Kendalikan Peredaran Narkotika dari Penjara, Nasrun Divonis Hukuman Mati

Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan vonis mati terhadap Nasrun alias Agam, terdakwa pengedar narkotika jenis sabu-sabu seberat 45 kilogram.


Profil Chandrika Chika, Selebgram yang Ditangkap karena Konsumsi Narkoba

1 hari lalu

Selebgram Chandrika Chika. Foto: Instagram/@chndrika_
Profil Chandrika Chika, Selebgram yang Ditangkap karena Konsumsi Narkoba

Chandrika Chika adalah seorang selebgram dan Tiktokers yang populer melalui goyang Papi Chulo


Ditangkap Karena Konsumsi Liquid Ganja, Chandrika Chika Cs Berpeluang untuk Direhabilitasi

1 hari lalu

Chandrika Chika. Foto: Instagram.
Ditangkap Karena Konsumsi Liquid Ganja, Chandrika Chika Cs Berpeluang untuk Direhabilitasi

Polisi membuka peluang Chandrika Chika bersama lima temannya mendapat rehabilitasi narkoba, setelah ditangkap karena mengkonsumsi liquid ganja.