Senin, 26 Februari 2018

Yuk ke Monas, Air Mancur Menari Bisa Disaksikan Nanti Malam

Oleh :

Tempo.co

Minggu, 13 Agustus 2017 07:18 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yuk ke Monas, Air Mancur Menari Bisa Disaksikan Nanti Malam

    Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meresmikan Air Mancur Menari Monas pada Sabtu 12 Agustus 2017| Tempo| Maria Fransisca

    TEMPO.CO, Jakarta - Air mancur menari di Taman Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat Sabtu, 12 Agustus 2017 malam. Atraksi ini bakal bisa disaksikan tiap Sabtu dan Ahad malam.

    "Selamat menikmati indahnya Indonesia, indahnya Jakarta, di bawah naungan suasana yang sangat sejuk, dengan angin sepoi-sepoi, dan air mancur menari ini," kata Djarot dalam pidato pembukaannya.

    Peresmian tersebut juga diikuti dengan munculnya "tarian" air mancur setinggi tiga meter, yang beraksi ditemani latar lampu biru, merah muda, kuning, serta hijau, yang juga dapat membentuk pelangi.

    Tidak hanya permainan lampu warna-warni yang membuat atraksi air mancur ini menarik, lantunan lagu modern dan tradisional dari Tanah Air juga didendangkan dalam peresmian itu, sehingga menambah suasana meriah di Monas.

    Baca juga: Tiga Fakta tentang Air Mancur Bergoyang Monas

    Kini, kata Djarot, air mancur yang telah berhenti beroperasi sejak 2009 itu, kembali menyala dan dapat dinikmati oleh seluruh pengunjung tugu setinggi 132 meter tersebut secara gratis.

    Djarot menambahkan air mancur tersebut akan dioperasikan hanya pada hari Sabtu dan Minggu setiap pukul 19.30 WIB hingga 20.30 WIB.

    "Siapa pun yang datang ke Monas, saya minta kita jaga bersama. Tetap tertib dan menjaga kebersihan," ujar dia.

    Air Mancur Menari Monas ini dihidupkan kembali oleh Kepala Kantor Pengelola Kawasan Monas Sabdo Kristianto. Sabdo mengatakan air mancur tersebut mulai diperbaiki sejak lima bulan lalu. Perbaikannya, kata dia, meliputi pembongkaran kolam, lampu, pembenahan kabel, dan membuat panel.

    Untuk kolam air mancurnya sendiri, Sabdo mengerahkan sekitar 20 teknisi yang merupakan pekerja harian lepas di Monas. "Saya berdayakan sumber daya manusia yang ada," katanya.

    Biaya perbaikan itu sendiri diketahui bukan berasal dari uang kas pemerintah DKI maupun CSR perusahaan. "Ini hasil gotong royong," ujar Sabdo. Sejumlah pihak yang terlibat menyumbang ialah Sabdo, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), musisi Addie MS, dan ayah penyanyi Vidi Aldiano, Harry Aprianto Kissowo atau yang akrab disapa Harry Kiss. "Bersyukur kami tidak pakai uang rakyat," katanya.

    Djarot pun mengucapkan terima kasih kepada mereka yang telah membantu menghidupkan kembali air mancur tersebut.

    ANTARA|FRISKI R|JH


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Billy Graham, Pendeta Penasehat Presiden Amerika Serikat, Wafat

    Billy Graham, pendeta paling berpengaruh dan penasehat sejumlah presiden AS, wafat di rumahnya dalam usia 99 tahun pada 21 Februari 2018.