Minggu, 25 Februari 2018

Uji Coba Hari Pertama Tranjakarta Koridor 13 Gratis

Oleh :

Tempo.co

Minggu, 13 Agustus 2017 10:07 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Uji Coba Hari Pertama Tranjakarta Koridor 13 Gratis

    Pengemudi bus Transjakarta melakukan uji coba rute busway yang menghubungkan Koridor 13 Tendean-Ciledug di Jakarta, 9 Juli 2017. Pengunduran ini karena izin sertifikat Layak Fungsi dari Kementrian PUPR belum terbit. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Transjakarta menggratiskan layanan penumpang pada hari pertama uji coba Koridor 13 rute Tendean-Ciledug pada hari ini, Ahad, 13 Agusutus 2017. "Ini hanya berlaku pada hari pertama uji coba saja. Kami ingin memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ingin mencoba mengakses Koridor 13," kata Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono.

    Menurut Budi, uji coba tersebut juga sekaligus sebagai sosialisasi kepada masyarakat bahwa pembangunan jalan layang khusus Transjakarta itu telah rampung. "Uji coba itu juga sebagai persiapan operasional besok yang bertepatan dengan hari kerja dan tentunya akan ramai oleh penumpang," ujar Budi.

    Baca: Pemerintah DKI Tolak Bayar Bus Transjakarta Pengadaan 2013

    Budi mengatakan, layanan Koridor 13 Transjakarta pada hari ini menyediakan dua jenis rute, yaitu Ciledug-Tendean dan Ciledug-Ragunan. "Namun khusus untuk layanan Ciledug-Ragunan hanya beroperasi hari ini. Layanan gratis di Koridor 13 ini dimulai pada pukul 09.00 hingga 19.00 WIB," katanya .

    Budi mengungkapkan layanan Tranjakarta pada Koridor 13 rute Ciledug-Tendean sepanjang 9,4 kilometer itu, antara lain sejumlah bus, pengemudi, petugas layanan bus, petugas halte, serta mesin gate sebagai akses para penumpang. "Kami optimistis Koridor 13 ini akan memudahkan, baik untuk warga Ciledug maupun Jakarta. Warga Ciledug yang beraktivitas di Jakarta atau sebaliknya akan terbantu dengan adanya koridor ini," ujar Budi.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.