Senin, 20 Agustus 2018

BPPT Jadi Pawang Hujan untuk Peringatan Kemerdekaan RI ke-72

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Jakarta - Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72, 17 Agustus 2017, hingga siang ini berjalan lancar. Setidak nya dua acara penting tak terganggu cuaca. Adalah Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang mendapat tugas untuk menjadi semacam pawang hujan untuk acara-acara penting kenegaraan dalam peringatan kemerdekaan tahun ini.

    BPPT melakukan modifikasi cuaca selama tiga hari mulai dari 16-18 Agustus 2017.
    "Menyesuaikan dengan tiga agenda penting kenegaraan. Agenda pertama apel kehormatan dan malam renungan suci di TMP Kalibata, agenda kedua upacara pengibaran dan penurunan bendera Sang Saka Merah Putih di halaman Istana Merdeka, dan agenda ketiga perhitungan mundur penyelengaraan Asian Games 2018 yang akan dihadiri oleh personel girlband SNSD dari Korea," ujar Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC-BBPT) Tri Handoko Seto melalui siaran pers, Kamis, 17 Agustus 2017.

    Baca juga: BPPT: Teknologi Ekstentifikasi Lahan Garam Tidak Rentan Hujan

    Disampaikan Seto, dalam melakukan modifikasi cuaca tersebut BPPT bekerja sama dengan TNI AU dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). TNI AU memberikan bantuan armada pesawat terbang CASA 212-200, sementara BMKG menyuplai informasi dan prediksi cuaca di daerah target.

    Berpusat di posko Lanud Halim Perdana Kusuma, kegiatan modifikasi cuaca dimulai dengan persiapan alat dan pengecekan proyeksi cuaca, baru dilanjutkan dengan penerbangan dan penyemaian awan.

    "Setiap satu sorti penerbangan dan penyemaian awan dilakukan penaburan 1000 kg bahan semai ke awan, hujan yang tadinya diprediksi akan turun di area pelaksanaan acara dapat turun di wilayah lain. Ada 10.000 kg bahan semai yang disiapkan," kata Seto.

    Modifikasi cuaca ini bukan baru pertama dilakukan BPPT. Sebelumnya, lembaga tersebut juga diminta melakukan rekayasa cuaca untuk perayaan Sumpah Pemuda (kegiatan Nusantara Berdendang) 28 Oktober 2016, upacara peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni 2017 di halaman Gedung Pancasila, dan pada acara Dzikir Kebangsaan di Istana Negara 1 Agustus lalu.

    "Ketiga kegiatan tersebut berjalan dengan sukses tanpa ada gangguan dan kendala yang diakibatkan oleh faktor cuaca," kata Seto.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Fakta Pembukaan Asian Games 2018

    Pembukaan Asian Games 2018 yang spektakuler menuai pujian dari warganet. Ini fakta-faktanya.