Polda Metro Rekrut Pak Ogah Jadi Supeltas, Dari Mana Gajinya?

Reporter

Kepala Satuan Pendidikan dan Rekayasa Lalu Lintas Polres Jakarta Pusat, AKP Antoni memberikan materi rambu-rambu lalu lintas dalam pelatihan pada 48 sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas) atau Pak Ogah di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, 23 Agustus 2017. TEMPO/Amston Probel

TEMPO.CO, Jakarta - Rencana Polda Metro Jaya untuk melibatkan "Pak Ogah" dalam mengurai kemacetan di Jakarta sebagai Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) masih terhambat masalah pembiayaan gaji para sukarelawan.

Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat DPRD DKI Jakarta Bestari Barus mengatakan Polda Metro Jaya bisa saja mengajukan dana hibah kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta jika permasalahannya terkait dengan keamanan dan ketertiban. Namun, kata Bestari, pengajuan dana hibah tersebut harus mempunyai payung hukum  di Rencana Kerja Pemerintah Daerah RKPD.

Baca juga: Polisi Mau Rekrut Pak Ogah, Dishub: Pramuka Sudah Terlatih

Menurut Bestari DKI Jakarta memiliki cukup dana hibah yang dapat dialokasikan sebagai sumber dana gaji para sukarelawan pengatur lalu lintas. "Jangankan ke Polda Metro Jaya, ke wilayah penyangga Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Tangerang, itu bisa semua," ujarnya di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Jumat, 25 Agustus 2017.

Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko menyampaikan Pemprov DKI telah menerima konsep mengenai Supeltas yang sudah diatur pada UU  No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan beserta proposal permohonan terkait gaji sukarelawan.

Baca juga: Urai Kemacetan di Jakarta, Polda Metro Jaya Berdayakan Pak Ogah

"Pada kenyataannya jumlah personel yang ada juga masih relatif terbatas. Yang lebih utama, bagaimana menumbuhkan satu gerakan moral karena konsepnya supeltas ditempatkan di sekitar tempat tinggal masing-masing sehingga menimbulkan efek deterent yakni menimbulkan rasa malu kalau melakukan pelanggaran," katanya.

Menurut Sigit, Pemprov mendukung gerakan pemberdayaan masyarakat tersebut namun masih banyak aspek teknis yang harus dibahas seperti sistem anggaran, sistem pengkajian, dan evaluasi kerja, sehingga konsep dan gagasan ini dapat diaplikasikan dengan baik.

Baca juga: Djarot Mengakui Peran Pak Ogah Membantu Mengatur Lalu Lintas

Sementara keberadaan petugas Dishub dinilai tidak mungkin dapat mencakup setiap RW dan RT di Jakarta, Dirlantas dan Dishub akan menggali cara alternatif untuk meringankan kemacetan di Ibukota.
Perekrutan Supeltas ini juga tidak serta merta menggantikan tugas dan fungsi Dirlantas, Polda, Dishub, maupun Satpol PP. "Makanya ini perlu didefinisikan secara baik, job desk-nya, pengawasan, penilaian kinerja, termasuk pola rekrutmen. Kalau Satpol PP dan Dishub kan ada proses rekrutmen sendiri," katanya.

BISNIS.COM






Belajar Sistem Electronic Road Pricing dari Singapura Sebagai Pelopor ERP di Asia

13 hari lalu

Belajar Sistem Electronic Road Pricing dari Singapura Sebagai Pelopor ERP di Asia

Singapura mempelopori electronic road pricing atau ERP sebagai alat untuk mengurangi kemacetan lalu lintas. Begini mereka terapkan sistemnya.


Liburan Imlek 2023, Polda Metro Jaya Bikin Tim Anti Macet

13 hari lalu

Liburan Imlek 2023, Polda Metro Jaya Bikin Tim Anti Macet

Selama liburan Imlek 2023, Polda Metro Jaya akan apel gelar anggota di jalur arteri serta patroli di Tol Cikamperk, Tol Jagorawi, dan Tol Merak.


Libur Imlek, 100 Polisi Tangerang Antisipasi Kemacetan dan Kecelakaan

14 hari lalu

Libur Imlek, 100 Polisi Tangerang Antisipasi Kemacetan dan Kecelakaan

Pemetaan wilayah rawan kemacetan lalu lintas dan kecelakaan untuk mengantisipasi dan meminimalisasi kecelakaan dan kemacetan saat libur Imlek 2023.


Siap-siap, Sistem One Way Berlaku di Serpong dan Pamulang Awal 2023

33 hari lalu

Siap-siap, Sistem One Way Berlaku di Serpong dan Pamulang Awal 2023

Uji coba Sistem One Way akan segera dilakukan di South City, Pondok Cabe, Pamulang setelah pemberlakuan One Way di Simpang Empat Viktor, Serpong.


Malam Tahun Baru 2023 di Jakarta, Waspadai Titik Kemacetan Ini

35 hari lalu

Malam Tahun Baru 2023 di Jakarta, Waspadai Titik Kemacetan Ini

Polda Metro Jaya menerjunkan total 7.421 ribu personel dalam Operasi Lilin Jaya 2022 selama liburan Nataru 2023, termasuk malam tahun baru besok.


Truk Terbakar Penyebab Jalur Pantura di Demak Macet Parah

35 hari lalu

Truk Terbakar Penyebab Jalur Pantura di Demak Macet Parah

Dua mobil damkar Pemerintah Kabupaten Demak baru datang setelah truk terbakar berhasil dipadamkan.


Inilah 3 Kerawanan Lalu Lintas Saat Perjalanan Liburan Nataru

40 hari lalu

Inilah 3 Kerawanan Lalu Lintas Saat Perjalanan Liburan Nataru

Di sekitar lokasi wisata dan pasar tumpah saat liburan Nataru 2022 biasa terjadi kemacetan lalu lintas dan penumpukan orang.


Libur Natal dan Tahun Baru, Waspadai Sejumlah Titik Rawan Macet di Ruas Tol Ini

42 hari lalu

Libur Natal dan Tahun Baru, Waspadai Sejumlah Titik Rawan Macet di Ruas Tol Ini

PT Jasamarga Metropolitan Tollroad telah memetakan titik-titik rawan macet di sejumlah ruas tol pada masa libur Natal dan Tahun Baru kali ini.


Polantas Urusi Pohon Tumbang, Begini Pesannya

3 Desember 2022

Polantas Urusi Pohon Tumbang, Begini Pesannya

Jika pohon tumbang tak segera diatasi, kemacetan arus lalu lintas akan mengular. Polantas Husnan Rangkuti menggerahkan warga.


Kapolda Metro Fadil Imran Ingatkan Anggotanya Tidak Meremehkan Masalah Kemacetan di DKI

19 September 2022

Kapolda Metro Fadil Imran Ingatkan Anggotanya Tidak Meremehkan Masalah Kemacetan di DKI

Kapolda Fadil Imran mengatakan masalah kemacetan tidak bisa dianggap remeh. Karena kepatuhan berlalu lintas cermin kemajuan sebuah bangsa.