Sepekan Ini Aksi Demo Rohingya Antre di Depan Kedubes Myanmar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Demonstrasi marak, dua lapis barisan Polisi mengamankan Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta, 4 September 2017.  TEMPO/Chitra Paramaesti

    Demonstrasi marak, dua lapis barisan Polisi mengamankan Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta, 4 September 2017. TEMPO/Chitra Paramaesti

    TEMPO.CO, Jakarta - Sepekan ini, aksi-aksi demonstrasi solidaritas Rohingya seperti mengantre digelar di depan Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta Pusat. Kepala Polisi Sektor Menteng AKBP Ronald Purba mengatakan (saban hari) akan ada demo di depan Kedutaan Besar Myanmar di Jalan Agus Salim, Jakarta Pusat.

    "Ada 500 personel yang disiapkan untuk mengamankan. Mereka gabungan dari Polda Metro, Polres Jakarta Pusat, dan Polsek Menteng," kata Ronald, Senin, 4 September 2017 di depan Kedubes Myanmar soal demo Rohingya marak.

    Baca :
    Ciri-ciri Pelempar Bom Molotov Kedubes Myanmar, Polisi: Enggak Jelas

    Menurut Ronald massa yang paling banyak, akan melakukan demo pada hari Kamis. "Kami sudah terima infonya, Kamis nanti yang agak besar demonya," jelasnya.

    Berdasarkan pengamatan Tempo Senin 4 September 2017, di depan pagar kantor Kedutaan Besar Myanmar dipasangi kawat berduri. "Besok ada (demo) dua, Rabu satu, dan Kamis yang agak besar," tutur Ronald, Senin 4 September 2017.

    Ronald berujar pengamanan daerah sekitar Kedutaan Besar Myanmar, akan dilihat berdasarkan situasi politik Myanmar. "Kalau demonya selesai, sebagian pasukan akan kembali," ujarnya.

    Simak juga : Ada Anak-anak dalam Demo Rohingya, KPAI: Itu Melanggar Hak Anak

    Pada Senin 4 September 2017, demo di depan Kedutaan Besar Myanmar datang silih berganti, ada dari Sahabat Muslim Rohingnya, Barisan Muda Penegak Amanat Nasional, dan Himpuan Mahasiswa Persatuan Islam. Aksi yang dilakukan tersebut mengakibatkan kemacetan di Jalan Haji Agus Salim, Jakarta Pusat.

    Aksi demo-demo tersebut menuntut sikap pemerintah Myamnar atas nasib etnis Rohingnya di Rakhine State. Para kelompok pendemo datang bergiliran. Demo berlangsung dengan aman dan tertib, tidak ada kekerasan dan tindakan anarkis di sana. 

    CHITRA PARAMAESTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Silang Pendapat tentang RUU PKS

    Fraksi-fraksi di DPR berbeda pendapat dalam menyikapi Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual atau RUU PKS. Dianggap rumit.