Giliran Jakarta Barat Menata PKL Terminal Kalideres yang Semrawut  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Dishub memeriksa kelayakan klakson bus dengan pengukur desibel di  terminal Kalideres, Jumat 23 Desember 2016. TEMPO/BRIAN HIKARI

    Petugas Dishub memeriksa kelayakan klakson bus dengan pengukur desibel di terminal Kalideres, Jumat 23 Desember 2016. TEMPO/BRIAN HIKARI

    TEMPO.CO, Jakarta - Suku Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah serta Perdagangan (KUKMP) Jakarta Barat akan menata puluhan kios pedagang kaki lima (PKL) di Terminal Kalideres, Jakarta Barat.

    “Penataan PKL akan dilakukan dalam waktu tiga bulan,” ujar Kepala Suku Dinas KUKMP Jakarta Barat Nuraini Sylvana kepada Tempo, Jumat, 15 September 2017.

    Baca: PKL Kembali Ramai di Tanah Abang, Djarot: Ada Modusnya

    Nuraini mengatakan KUKMP akan bekerja sama dengan perusahaan swasta lewat program corporate social responsibility (CSR), serta berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk menata pedagang di dalam areal terminal tersebut.

    "Total PKL di dalam areal Terminal Kalideres yang akan ditata sebanyak 28 pedagang," ujar dia.

    Ia mengungkapkan, pihak swasta akan membangun tempat berjualan bagi para PKL sehingga areal terminal nantinya lebih tertata rapi. "PKL ini nanti akan memiliki kios sendiri, serta bangku dan mejanya. Kami hanya melakukan penataan," kata dia menjelaskan.

    Berdasarkan pantauan Tempo pada Jumat, 16 September 2017, beberapa kios PKL tampak semrawut di sisi kiri dan kanan terminal.

    Pembeli tampak duduk di pinggiran terminal sambil memakan dagangan para PKL, sampah dagangan juga tampak berceceran di sekitar lokasi dagangan PKL yang sangat berdekatan dengan tempat naik-turunnya penumpang bus di Terminal Kalideres.

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.