Peresmian Operasional Skytrain Diusik Listrik Padam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Tinjau Kesiapan Skytrain Bandara Soekarno Hatta. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Menteri Perhubungan Tinjau Kesiapan Skytrain Bandara Soekarno Hatta. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Tangerang - Aliran listrik tiba-tiba padam saat pengoperasian Skytrain akan diresmikan di Bandara Soekarno-Hatta, Ahad 17 September 2017. Meski hanya berlangsung sekitar tiga menit, padamnya listrik di lobi Terminal 3 ini membuat seremonial  pengoperasian kereta berbasis teknologi Automated People Mover System  tertunda.

    "Meski padam di sini (lobi) tapi di Skytrain tidak padam yah," kata Menteri BUMN Rini Soemarmo yang memang hadir untuk menyaksikan pengoperasian Skytrain. Terlihat juga Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin.

    Saat listrik padam memang hanya terjadi di sekitar lobi atau shelter Skytrain Terminal 3. Belum diketahui penyebab padamnya listrik. Tak lama listrik kembali hidup dan tombol tanda Skytrain resmi beroperasi dipencet bersama.

    Budi Karya Sumadi, Rini Soemarmo dan rombongan pun menjajal kereta tanpa awak pertama di Indonesia itu.

    Baca: Skytrain Diharapkan Jadi Kado HUT RI dan Angkasa Pura II

    Pada pengoperasian Skytrain tahap pertama ini, hanya satu trainset yang terdiri dari dua gerbong Skytrain yang digunakan untuk mengangkut penumpang dari Terminal 3 ke Terminal 2 dan arah sebaliknya. Gerbong kereta dikemudikan secara ulang alik menggunakan single track ( track A) dengan kapasitas penumpang sekali jalan 176 orang.

    Hingga tiga bulan kedepan, Skytrain beroperasi secara terjadwal, pagi pukul 07.00-10.00, siang pukul 13.00-14.00 dan sore pukul 17.00-19.00 dan masih menggunakan pengemudi (driver)

    Skytrain akan beroperasi penuh pada akhir November 2017. Seluruh rangkaian Skytrain yang berjumlah enam gerbong akan melintasi track A dan B mengangkut penumpang dari Integrated Building, Terminal I, Terminal 2 dan Terminal 3 secara ulang alik.

    JONIANSYAH HARDJONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.