Kamis, 24 Agustus 2017

Apa Penyebab Kematian Korban Pemerkosaan RI?

Jum'at, 18 Januari 2013 | 20:46 WIB
Sejumlah pengunjukrasa yang tergabung dalam

Sejumlah pengunjukrasa yang tergabung dalam "Aliansi Laki-Laki Mengutuk Perkosaan" saat memperingati 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan di kawasan Titik Nol Kilometer, Yogyakarta, (6/12). ANTARA/Noveradika.

TEMPO.CO, Jakarta -- Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Putut Eko Bayuseno mengatakan, meski tersangka kasus kekerasan seksual terhadap RI telah ditetapkan, penyebab kematian gadis malang itu belum dipastikan. "Kepastian sebab kematian korban belum kami dapat secara resmi," ujarnya, Jumat, 18 Januari 2013.

Menurut Putut Eko, hal itu baru bisa diungkap setelah polisi mendapatkan hasil otopsi secara resmi. "Akan kami sampaikan setelah hasil otopsi disampaikan kepada kami," kata dia.

Sebelumnya, RI menderita demam tinggi dan kejang-kejang pada Oktober 2012. Orang tua RI beberapa kali membawa dia berobat ke puskesmas dan klinik pengobatan. Tapi, kesehatan RI tak kunjung pulih.

Mereka baru membawanya ke RS Persahabatan setelah bocah itu tidak sadarkan diri pada akhir Desember tahun lalu. Di sinilah dokter menemukan luka di vagina dan anus RI. Dokter menduga luka itu akibat kekerasan seksual. Bocah ini meninggal pada 6 Januari lalu.

Polisi mengumumkan, tersangka pemerkosa RI adalah ayah kandungnya, S, 55 tahun. S memaksa RI melayani nafsunya saat sang istri, ibu RI, sedang dirawat di rumah sakit akibat tumor ketiak.

ATMI PERTIWI


Grafis

Jalur Larangan Sepeda Motor di Sudirman dan Rasuna Said

Jalur Larangan Sepeda Motor di Sudirman dan Rasuna Said

Ini jalur alternatif menghadapi rencana Dinas Perhubungan DKI Jakarta memperluas larangan sepeda motor di jalan Sudirman, Imam Bonjol, dan Rasuna Said.