Kamis, 17 Agustus 2017

Korban Bus Giri Indah Seluruhnya Jemaat Gereja  

Rabu, 21 Agustus 2013 | 12:02 WIB
Bis pariwisata Giri Indah mengalami kecelakaan dan masuk ke sungai di Kampung Persit RT 01/02, Desa Tugu Utara, Kecamatan Ciasarua, Kabupaten Bogor (21/8). puluhan orang penumpang tewas, dan lainnya mengalami luka berat. Tempo/M SIDIK PERMANA.

Bis pariwisata Giri Indah mengalami kecelakaan dan masuk ke sungai di Kampung Persit RT 01/02, Desa Tugu Utara, Kecamatan Ciasarua, Kabupaten Bogor (21/8). puluhan orang penumpang tewas, dan lainnya mengalami luka berat. Tempo/M SIDIK PERMANA..

TEMPO.CO, Bogor- Bus pariwisata dengan nomor polisi F-8273-RC Giri Indah yang masuk ke sungai di Kampung Persit RT 01/02, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, membawa rombongan anggota Gereja Bethel Indonesia (GBI) asal Kelapa Gading, Jakarta Utara.

"Bus yang masuk jurang dan sungai di Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, merupakan bus yang membawa rombongan GBI asal Kelapa Gading," kata Kepala Polisi Resor Bogor Ajun Komisaris Besar Asep Safrudin, Rabu, 21 2013.

Ia mengatakan rombongan tersebut usai mengikuti kegiatan di Taman Bunga, Cipanas Cianjur. "Saat ini semua korban tewas dan luka berat sudah dievakuasi ke RS Paru Cisarua. Berdasarkan info terbaru, korban tewas bertambah satu orang menjadi 17 orang," kata Kapolres.

Bus terjun ke sungai, menabrak warung, lalu menyeretnya ke sungai. Warung yang tersambar ikut berserakan ke dalam sungai.

M SIDIK PERMANA

Topik Terhangat: Konvensi Partai Demokrat | Suap SKK Migas | Penembakan Polisi | Pilkada Jatim

 


Berita populer:
Lulung: Ahok Bukan Negarawan

PKL Patuhi Jokowi karena Sama-sama Jawa

Kata Menteri Nuh Soal Tes Keperawanan Siswi SMA

Lulung: Saya Belum Pernah Memeras Orang



Grafis

Asgardia, Negera Luar Angkasa Pertama, Segera Dibangun

Asgardia, Negera Luar Angkasa Pertama, Segera Dibangun

Sejak diumumkan pada Oktober tahun lalu, lebih dari 280 ribu orang mendaftar menjadi warga negara luar angkasa Asgardia. Proyek mimpi yang sarat kontroversi. Meski masih berupa konsep, Asgardia kini tengah menghimpun 100 ribu pendukung konstitusinya untuk mendaftarkan status negara itu ke Perserikatan Bangsa-Bangsa.