Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Cita-cita Ahok dengan Kartu Jakarta One  

Editor

Juli Hantoro

image-gnews
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo dan Direktur Utama Bank DKI Kresno Sediarsi meluncurkan sekaligus menyerahkan kartu Jakarta One kepada dua orang perwakilan penghuni rusun di Senayan, Kamis, 2 Juli 2016. TEMPO/Larissa
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo dan Direktur Utama Bank DKI Kresno Sediarsi meluncurkan sekaligus menyerahkan kartu Jakarta One kepada dua orang perwakilan penghuni rusun di Senayan, Kamis, 2 Juli 2016. TEMPO/Larissa
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan dengan semakin besar cakupan penggunaan kartu multi fungsi Jakarta One, maka akan semakin memperkecil peluang korupsi bagi pejabat negara. Dengan adanya Jakarta One, warga Jakarta tidak bisa menarik uang tunai satu sen pun tanpa pengawasan.

Ia yakin tingkat korupsi akan semakin kecil karena seluruh transaksi digunakan menggunakan sistem non-tunai. Terlebih jika data pemilik rekening di bank dapat dibuka bagi pejabat publik.

"Pasti mereka akan mikir, kecuali dia emang agak nekat," kata Ahok dalam peluncuran meluncurkan kartu Jakarta One di Golf Driving Range, Senayan Jakarta, Kamis, 2 Juni 2016.

Penggunaan Jakarta One diyakini Ahok menjadi salah satu pijakan untuk membangun Jakarta menjadi 'smart city'. Kartu ini menawarkan sistem pembayaran lebih nyaman dan mudah. Selain itu, Jakarta One dapat mendukung Jakarta untuk menyediakan data yang lebih transparan.

Jakarta One nantinya akan digunakan untuk membayar sewa rumah susun, biaya parkir, electronic pricing road, masuk tempat wisata, dan sarana transportasi seperti Transjakarta, mass rapid transit (MRT), light rail train (LRT).

Ahok yakin pemasukan Provinsi DKI Jakarta akan semakin meningkat karena memperkecil tingkat kebocoran. Hal tersebut juga berlaku bagi warga yang ingin memberikan bantuan.

"Sama juga kayak bantuan. Kalau ada orang baik hati yang berkeinginan untuk memberikan bantuan, langsung saja transfer. Daripada titip-menitip tapi enggak jelas juga dan tidak terukur," kata dia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kemudian, Jakarta One dinilai Ahok juga mendorong pemungutan pajak dari warga Jakarta. Setiap aktivitas bisa terekam, termasuk kewajiban pemilik kartu. Tentu saja hal itu bisa mendongkrak pendapatan daerah.

Keterbukaan data yang dapat diakses oleh semua orang juga akan memudahkan pengembang start up untuk membuat aplikasi yang bisa mempermudah kehidupan masyarakat. "Sehingga anak muda ini bisa dengan gampang menciptakan aplikasi untuk mendukung kita," kata Ahok.

Selain itu, pemerintah daerah juga bisa dengan mudah dan aman memberikan pinjaman bagi pedagang kaki lima (PKL). Setidaknya, 160 ribu PKL di Jakarta yang menyetorkan uangnya melalui Bank DKI akan terekam aktivitas ekonominya untuk mengawasi pinjaman kepada mereka. "Kalau yang layak ada 100 ribu PKL saja, kalau Rp 10 juta per orang, itu sudah Rp 1 triliun. Sudah cukup lumayan untuk menyalurkan kredit," tutur Ahok.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Bank Indonesia menggandeng Bank DKI meluncurkan kartu multifungsi bertajuk 'Jakarta One'. Kartu ini merupakan kartu identitas elektronik yang bisa digunakan bagi masyarakat Jakarta untuk mengakses berbagai program dan sarana publik dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

LARISSA HUDA

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Selain Galih Loss, Ini Daftar Kasus Dugaan Penistaan Agama di Indonesia

17 jam lalu

Kreator Konten, Galih Loss. Foto: Instagram.
Selain Galih Loss, Ini Daftar Kasus Dugaan Penistaan Agama di Indonesia

Kasus yang menjerat Galih Loss menambah daftar panjang kasus penistaan agama di Indonesia.


Gaya Ahok, Anies, dan Heru Budi Tangani Banjir di DKI Jakarta

29 hari lalu

Jakarta Banjir, Heru Budi Minta Maaf: Mohon Dimaklumi
Gaya Ahok, Anies, dan Heru Budi Tangani Banjir di DKI Jakarta

Banjir melanda sebagian wilayah di DKI Jakarta kerap terjadi berulang kali. Berikut gaya gubernur DKI menyikapi banjir di wilayahnya.


Mereka yang Dijerat Kasus Penistaan Agama, Ahok hingga Panji Gumilang Pimpinan Ponpes Al Zaytun

30 hari lalu

Terdakwa kasus tindak pidana penodaan agama Panji Gumilang (tengah kemeja kuning) saat hendak meninggalkan ruang persidangan di Pengadilan Negeri Indramayu, Jawa Barat, Rabu, 20 Maret 2024. Foto: ANTARA/Fathnur Rohman
Mereka yang Dijerat Kasus Penistaan Agama, Ahok hingga Panji Gumilang Pimpinan Ponpes Al Zaytun

Berikut sederet kasus penistaan agama yang dijatuhkan vonis untuk Ahok, Arya Wedakarna, dan terakhir Panji Gumilang Pimpinan Ponpes Al Zaytun.


81 Tahun Ma'ruf Amin, Berikut Jalan Politiknya dan Pernah Punya Story dengan Ahok

44 hari lalu

Wakil Presiden Ma'ruf Amin memotong tumpeng bersama istrinya, Wury Estu Handayani saat mengadakan tasyakuran hari ulang tahunnya di rumah dinasnya di Jalan Diponegoro, Jakarta, 11 Maret 2020. Ma'ruf Amin hari ini berulang tahun yang ke-77. TEMPO/Friski Riana
81 Tahun Ma'ruf Amin, Berikut Jalan Politiknya dan Pernah Punya Story dengan Ahok

Ma'ruf Amin berusia 81 tahun pada 11 Maret ini. Berikut perjalanan politiknya hingga menjadi wapres, sempat pula berseteru dengan Ahok.


Ramai Soal KJMU, Apa itu Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul yang Diinisiasi Ahok dan Diteruskan Anies Baswedan?

47 hari lalu

Ilustrasi KJMU. Istimewa
Ramai Soal KJMU, Apa itu Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul yang Diinisiasi Ahok dan Diteruskan Anies Baswedan?

Ramai di media sosial soal Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul yang disebut diberhentikan sepihak oleh Pemprov DKI Jakarta. Apa beda KJMU dan KJP Plus?


Jika Ahok Berminat Maju di Pilkada DKI Jakarta, Status Mantan Narapidana Bisa Mengganjalnya? Ini Kata UU Pilkada

48 hari lalu

Politikus PDI Perjuangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyampaikan orasi politiknya dalam acara Ahokers Bareng Ganjar di Rumah Aspirasi Relawan Ganjar-Mahfud, Jakarta, Minggu, 4 Februari 2024. Relawan Ahokers resmi mendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada Pilpres 2024. ANTARA/Aprillio Akbar
Jika Ahok Berminat Maju di Pilkada DKI Jakarta, Status Mantan Narapidana Bisa Mengganjalnya? Ini Kata UU Pilkada

Pengamat politik Adi Prayitno sebut nama Ahok dan Anies Baswedan masih kuat di Jakarta. Bagaimana dengan Ridwan Kamil?


69 Tahun Deddy Mizwar, Perjalanan Karir Jenderal Nagabonar dari Aktor hingga Politisi

48 hari lalu

Wakil Gubernur Deddy Mizwar memeriksa barisan saat upacara Resimen Mahasiswa Mahawarman di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, 11 Januari 2017. TEMPO/Prima Mulia
69 Tahun Deddy Mizwar, Perjalanan Karir Jenderal Nagabonar dari Aktor hingga Politisi

Menjadi politisi sambil tetap aktif dalam dunia film. Begini perjalanan Deddy Mizwar menapaki dua bidang yang berbeda tersebut.


Pengamat soal Tokoh yang Cocok Maju Pilkada DKI 2024: Anies dan Ahok Masih Kuat

53 hari lalu

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tertawa bersama dengan Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) usai hadiri acara pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat
Pengamat soal Tokoh yang Cocok Maju Pilkada DKI 2024: Anies dan Ahok Masih Kuat

Pengamat politik mengatakan Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masih memiliki suara kuat di Jakarta.


Di TPS Ahok, Ganjar-Mahfud Unggul dengan 113 Suara

14 Februari 2024

Mantan Gubernur DKI Jakarta, yang terakhir menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bersama istri, Puput Nastiti Devi dan putranya, Sean, menggunakan hak pilih di TPS 112 yang berada di Jalan Pantai Mutiara, Pluit Jakarta Utara. Rabu, 14 Febuari 2024. Ketiganya tampak kompak mengenakan baju berwarna gelap. TEMPO/Yuni Rahmawati
Di TPS Ahok, Ganjar-Mahfud Unggul dengan 113 Suara

Paslon Ganjar-Mahfud memimpin suara di TPS tempat Ahok menyalurkannhak suara.


Keluarga Ahok Sepaket Pilih Calon yang Berasal dari PDIP

14 Februari 2024

Mantan Gubernur DKI Jakarta, yang terakhir menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bersama istri dan dua anaknya gunakan gak pilih di TPS 112 yang berada di Jalan Pantai Mutiara, Pluit Jakarta Utara. Rabu, 14 Febuari 2024. TEMPO/Yuni Rahmawati
Keluarga Ahok Sepaket Pilih Calon yang Berasal dari PDIP

Ahok berharap, pemilu yang diadakan setelah Imlek ini membawa kemakmuran, keadilan, kesehatan dan kebahagiaan yang akan dirasakan oleh masyarakat.