Kader Partai Golkar ini Siap Jadi Saksi Sidang Ahok  

Kamis, 12 Januari 2017 | 13:31 WIB
Kader Partai Golkar ini Siap Jadi Saksi Sidang Ahok  
Ekspresi Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat hadir dalam sidang lanjutan kasus penistaan agama di Auditorium Kementrian Pertanian, Jakarta Selatan, 10 Januari 2017. Sidang kelima ini masih beragendakan mendengarkan keterangan saksi dari pihak penuntut umum. Aditia Noviansyah/Pool

TEMPO.COJakarta - Bambang Waluyo Djojohadikusumo, Wakil Ketua Koordinator Bidang Pengabdian Masyarakat dan Kebijakan Publik Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar DKI Jakarta, menyatakan kesiapannya menjadi saksi dalam sidang penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Dia menyaksikan sendiri saat Ahok menyampaikan pidato di Pulau Pramuka.

"Saya bagian tim pemenangan, wakil ketua tim pemenangan, bersedia bersaksi.‎ Apa yang saya katakan tidak dibuat-buat," ujar Bambang di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Januari 2017. Dia mengaku siap bercerita, dari awal perjalanan sampai Ahok meninggalkan Pulau Pramuka.

Baca: Ahok Akan Laporkan Saksi Pelapor ke Polisi

Hari itu, kata Bambang, Ahok datang sebagai gubernur untuk melakukan sosialisasi program penebaran benih ikan kerapu untuk warga Kepulauan Seribu. Ahok juga menjanjikan pemerintah akan menguatkan perdagangan dan menyediakan angkutan kapal dengan harga Rp 5.000.

"Saat itu masyarakat justru tepuk tangan, mereka apresiasi," ujar Bambang. Setelah melihat pemberitaan yang menyebutkan Ahok dilaporkan atas penistaan agama, Bambang menilai perkara yang melibatkan Ahok sebagai perkara yang cukup aneh.

Sebelumnya, Bambang menghadiri sidang perdana penodaan agama yang diduga dilakukan Ahok. Namun ia diminta untuk pulang meninggalkan tempat persidangan oleh tim kuasa hukum agar proses hukum berjalan dengan adil. "Saya harus siap apabila saya diminta hadir sebagai saksi," katanya.

Saat ini, sidang penistaan agama yang dijalani Ahok sudah masuk agenda pemeriksaan saksi. Sejumlah saksi pelapor dari jaksa penuntut umum telah diperiksa dalam persidangan.

LARISSA HUDA



 

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan