Datangi Sidang, Ahmad Dhani KW Beri Dukungan ke Ahok  

Selasa, 31 Januari 2017 | 08:27 WIB
Datangi Sidang, Ahmad Dhani KW Beri Dukungan ke Ahok  
Yoram atau Ahmad Dhani KW, datang untuk menyaksikan sidang perkara dugaan penodaan agama atas terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, 31 Januari 2017. TEMPO/Friski Riana

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pria yang mirip musisi Ahmad Dhani mendatangi Auditorium Kementerian Pertanian pada Selasa pagi, 31 Januari 2017. Pria bernama Yoram tersebut mengaku hendak menyaksikan sidang perkara dugaan penodaan agama atas terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Pertama kali ke sidang Ahok," kata Yoram saat sedang duduk di Pelataran Auditorium Kementerian Pertanian, Selasa, 31 Januari 2017.

Baca:
Sidang Ahok Kedelapan, Ketua MUI Ma'ruf Amin Dihadirkan
Sidang Ahok, Hakim Panggil Lagi Pelapor Bernama Ibnu Baskoro

Pria 33 tahun yang mengaku sebagai pendukung Ahok itu menuturkan baru datang pada sidang ke delapan lantaran disibukkan dengan sejumlah kegiatan. Yoram mengaku ingin menyaksikan langsung jalannya persidangan guna meyakinkan warga Jakarta untuk memilih Ahok. Sebab, ia merasa ada perbedaan antara menyaksikan sendiri ketimbang menonton video atau membaca berita.

"Lewat mulut, saya bisa yakinkan rakyat karena sudah lihat langsung, berapa saksi, dan saksi ngomong apa saja. Tidak cuma sekedar dari lihat doang," ujarnya.

Dalam persidangan nanti, Yoram berharap semua saksi yang dipanggil akan datang memberikan kesaksian yang benar. Ia juga mendukung bila para relawan Ahok seperti dirinya ikut menyuarakan dukungan melalui unjuk rasa yang berjalan tertib.

"Harus datang semua saksi. Biar sidang cepat kelar. Jadi Pak Ahok bisa pimpin Jakarta," kata Yoram yang memiliki nama panggung 'Bukan Dhani' ini.

Rencananya, saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum ada lima orang. Salah satunya Ibnu Baskoro dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Darussalam Cibubur yang sudah beberapa kali dipanggil, tapi tak pernah hadir. Selain itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia Pusat Ma'aruf Amin; nelayan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, Jaenuddin alias Panel bin Adim dan Sahbudin; serta anggota KPU DKI, Dahlia.

FRISKI RIANA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan