Libur Panjang, Begini Strategi Polisi Agar Lalu Lintas Lancar

Jum'at, 21 April 2017 | 20:29 WIB
Libur Panjang, Begini Strategi Polisi Agar Lalu Lintas Lancar
Kendaraan pemudik antre memasuki pintu tol Cikarang Utama arah Jakarta, di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, 8 Juli 2016. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia Inspektur Jenderal Royke Lumowa mengatakan pihaknya sudah menyiapkan strategi agar arus lalu lintas pada libur panjang  akhir pekan ini sampai awal pekan depan  menjadi lancar.



"Kami menyiapkan agar lalu lintas libur yang cukup panjang ini lancar, nyaman, serta kondisi aman sampai tujuan," kata Royke di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat, 21 April 2017. Libur pekan ini berlangsung sejak 22 sampai 24 April 2017. Sabtu dan Ahad karena libur akhir pekan, sedangkan pada Senin merupakan Hari Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.



Baca: Libur Panjang Isra Miraj, Tol Cikampek Mulai Padat



Royke mengatakan, pihaknya sudah membagi personel ke arah tol Tangerang, Jagorawi, Cikampek, Cipularang, serta Cirebon menuju Jawa Tengah. “Angkutan berat, seperti truk, tidak beroperasi pada hari Jumat sampai Senin,” ujar Royke .

Adapun titik kemacetan arus lalu lintas, kata Royke, diperkirakan terjadi di Semanggi ke arah Tangerang tol Kebun Jeruk. "Paling krusial adalah Cikampek dan Cikarang Utama," ujar Royke. Apalagi, kata Royke, sekarang ada titik macet di pintu Cikarang Utama dan perbaikan jalan di dua titik setelah Cikarang. “Kapasitas tol Cikampek mengecil,” ujar Royke.

Strategi ampuh yang akan digunakan Korlantas, ujar Royke, diantaranya pengalihan arus. "Jika telanjur berada di tol, kami akan masukkan ke kantong-kantong parkir. Kantong ini ada di rest area," ujar Royke.



Kemudian ada sistem buka tutup serta pengerahan anggota polisi lalu lintas di jalan-jalan, sehingga petugas cepat mendeteksi jika ada penyebab kemacetan incidental. “Seperti kecelakaan atau ada kerusakan truk,” kata Royke.



Baca juga: Libur Panjang Akhir Pekan, Jalan Tol Dalam Kota Macet

Sedangkan masing-masing Kepolisian Daerah, kata Royke, mengerahkan sekitar 1.000 personelnya. Polda Metro Jaya, misalnya, menyiapkan 945 anggotanya terjun ke jalan. “Polda Jawa Barat, Lampung, Banten, dan Jawa Tengah, juga menyiapkan personelnya,” kata Royke. “Korlantas juga akan memberikan bantuan polisi di bawah komando (BKO) sekitar 500 orang untuk mem-back up polda,” ucap Royke.

REZKI ALVIONITASARI

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan

Berita Terbaru