Anies Ingin Pulau Reklamasi untuk Publik, Djarot: Biarkan Saja  

Jum'at, 19 Mei 2017 | 13:53 WIB
Anies Ingin Pulau Reklamasi untuk Publik, Djarot: Biarkan Saja  
Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan menyapa pendukungnya saat berkampanye di kawasan Cilincing, Jakarta, 8 Februari 2017. Kampanye yang digelar bersama para nelayan ini bertajuk "Parade Nelayan Tolak Reklamasi". Tempo/Dian Triyuli Handoko

TEMPO.CO, Jakarta - Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, enggan mengomentari pernyataan Anies Baswedan, yang menginginkan pulau reklamasi dimanfaatkan untuk kepentingan publik. "Ngapain saya nanggepin?” katanya di Pasar Jaya Rawabening, Jakarta Timur, Jumat, 19 Mei 2017. “Biarkan saja beliau punya rencana, boleh-boleh saja."

Djarot mengatakan tak berani menanggapi pernyataan Anies lantaran proyek tersebut bukan semata kewenangan pemerintah DKI. "Salah satunya dengan pemerintah pusat dan aturan yang ada. Jadi saya tidak berani menanggapi," ujarnya.

Anies adalah calon gubernur DKI Jakarta. Dalam pilkada DKI 2017, bersama pasangannya, Sandiaga Uno, dia mengalahkan pasangan inkumben Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat. Sejak masa kampanye, Anies berkoar menolak reklamasi teluk Jakarta.

Baca: Luhut Ingin Bahas Reklamasi, Anies: Saya Belum Jadi Gubernur

Anies kembali memberi pernyataan soal reklamasi pada Selasa lalu. Dia ingin memanfaatkan pulau reklamasi untuk kepentingan publik. Nantinya, pulau reklamasi itu bisa dikelola pemerintah provinsi, tapi orientasinya tetap harus bermanfaat untuk masyarakat.
 
FRISKI RIANA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan