Knalpot Bising, Satu Orang Tewas dalam Duel di Kompleks Tentara  

Senin, 19 Juni 2017 | 11:05 WIB
Knalpot Bising, Satu Orang Tewas dalam Duel di Kompleks Tentara   
Ilustrasi perkelahian/kekerasan/penganiayaan. Shuttertock

TEMPO.COBekasi - Satu orang tewas dalam duel di Kompleks Komando Logistik TNI Angkatan Darat (Kologad), Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Ahad malam, 18 Juni 2017. Duel disebabkan oleh suara knalpot yang bising.

Juru bicara Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, Komisaris Erna Ruswing, mengatakan korban tewas, Deny Andhika Tumboimbela, 36 tahun, mengalami luka bacok di punggung sepanjang 15 sentimeter dan di ketiak 30 sentimeter. "Korban dibacok menggunakan parang oleh pelaku, Felix William," kata Erna, Senin, 19 Juni 2017.

BacaTentara Ditusuk, Pengemudi Ayla Tabrak Peserta Sahur on the Road

Seusai kejadian, Felix William (41) ditangkap polisi di rumahnya. Penyidik Kepolisian Sektor Pondok Gede menyita sebilah parang yang dipakai untuk membacok korban sampai meregang nyawa. "Tersangka masih diperiksa penyidik secara intensif untuk mendalami motifnya," kata Erna.

Erna menjelaskan, peristiwa itu bermula saat Felix menggeber sepeda motornya pada Ahad sore. Korban Deny menegur, tapi Felix tidak terima, hingga kemudian terjadi perkelahian. Warga yang melihat kemudian melerai keduanya. "Sehabis Isya, pelaku kembali menggeber-geber," kata Erna.

Korban kembali menghampiri pelaku dan menegur. Rupanya, pelaku sudah menyiapkan senjata tajam jenis parang. Perkelahian kembali terjadi hingga korban dibacok secara membabi buta oleh pelaku. "Korban dibawa ke Rumah Sakit Mas Mitra Jatimakmur, tapi nyawa korban tidak tertolong," kata Erna.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Pondok Gede Ajun Komisaris Dimas Setya Wicaksono mengatakan pihaknya setelah mendapatkan laporan segera meluncur ke lokasi kejadian. Setelah memeriksa sejumlah saksi, pihaknya menangkap tersangka Felix di rumahnya tanpa perlawanan. "Motif sementara karena tak suka ditegur, kami masih mendalaminya," kata Dimas.

Baca jugaPolri Janji Menindak Oknum Brimob Pengintimidasi Wartawan Antara

Warga setempat mengaku pelaku memang sering berbuat onar di lingkungannya, sehingga dianggap cukup meresahkan dan mengganggu ketenangan warga. Puncaknya terjadi semalam, seorang warga menegur sampai terlibat duel.

ADI WARSONO



 

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan