Selasa, 22 Agustus 2017

Pemkot Bandung Luncurkan Program Layad Rawat  

Rabu, 26 Juli 2017 | 14:54 WIB
Pemkot Bandung Luncurkan Program Layad Rawat

Pemkot Bandung Luncurkan Program Layad Rawat.

INFO BISNIS - Pemerintah Kota Bandung resmi meluncurkan program Layad Rawat, sebuah inovasi untuk memberikan pelayanan dasar kesehatan kepada masyarakat dengan mendatangi langsung ke rumah orang yang sedang sakit. Peluncuran program itu dilakukan langsung Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung, M. Ridwan Kamil dan Oded M. Danial di Balai Kota Bandung, Rabu, 26 Juli 2017.
Program tersebut terinspirasi dari banyaknya kasus pasien yang tidak tertolong karena keterbatasan fasilitas ruangan di rumah sakit. Melalui program ini, 1.598 petugas kesehatan yang terdiri atas 87 dokter, 184 bidan, dan 23 ahli gizi akan diterjunkan ke masyarakat untuk merawat orang yang sakit.
Sesuai dengan namanya, Layad Rawat, tim medis akan mendatangi rumah pasien yang memerlukan bantuan. Untuk memanggil tim medis ini, warga tinggal menelepon 119 (bebas pulsa). Nantinya, akan ada petugas yang menghubungkan pasien ke puskesmas terdekat untuk langsung ditindaklanjuti puskesmas tersebut. "Konsep baru pembangunan hari ini adalah negara yang mendatangi warga, tidak selalu warga yang mendatangi negara untuk mendapatkan pelayanan," ujar Ridwan.
Menurutnya, konsep ini sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat untuk menjamin bahwa negara selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dalam setiap aspek kebutuhan. "Konsep negara mendatangi warga sebagai konsep melayani baru ini akan kami hadirkan terus," ucapnya.
Program Layad Rawat difasilitasi dengan 11 ambulans motor yang ditempatkan di delapan puskesmas 24 jam serta Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Pelayanan Kesehatan Mobilitas (Yankesmob) di Kota Bandung. Dengan begitu, tim medis akan langsung bersiap menggunakan ambulans motor jika ada panggilan melalui 119 dari warga.
Perlengkapan kesehatan tim medis dibawa menggunakan motor yang telah didesain secara khusus. Adapun perancang ambulans motor adalah dr Dani Febrian, yang pada tahun lalu memenangi kontes ide melalui platform iuran.id. "Inilah contoh warga Bandung yang difasilitasi gagasannya, diperbaiki pelayanannya, dan alhamdulillah semuanya terwujud dalam layanan istimewa bernama Layad Rawat," tuturnya.
Ambulans motor merupakan solusi untuk mempercepat penanganan kesehatan di permukiman padat yang tidak memungkinkan akses mobil ambulans. "Di Kota Bandung, hampir 40 persen permukimannya padat penduduk, di mana banyak gang sempit yang hanya bisa dilalui motor. Jadi, melalui inovasi ini, pasien yang tinggal di wilayah padat bisa dijangkau dengan lebih mudah,” katanya. (*)


Grafis

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Warga muslim di Asgardia tetap dapat melaksanakan ibadah salat di luar angkasa, bagaimana tata cara yang dianjurkan?