Rabu, 16 Agustus 2017

Transjakarta Gratiskan Koridor 13 pada 13 Agustus 2017

Sabtu, 12 Agustus 2017 | 17:00 WIB
Dewan Transportasi Pantau Kelayakan Operasi Transjakarta Koridor 13. TEMPO/Irsyan Hasyim

Dewan Transportasi Pantau Kelayakan Operasi Transjakarta Koridor 13. TEMPO/Irsyan Hasyim.

TEMPO.CO, Jakarta -  PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akan menggratiskan layanan untuk koridor 13 pada 13 Agustus 2017. Kebijakan ini hanya berlaku selama satu hari. Layanan gratis ini sebagai sosialisasi bagi masyarakat bahwa jalan layang khusus Transjakarta koridor 13 telah selesai.

Baca: Koridor 13 Transjakarta Akan Terhubung ke Bandara Soekarno-Hatta

 “Layanan gratis ini dapat diakses oleh seluruh warga,” ujar Direktur Utama Transjakarta, Budi Kaliwono, dalam keterangan tertulis, Sabtu, 12 Agustus 2017. Dia mengatakan layanan gratis itu juga dilakukan untuk memberikan pelayanan optimal kepada pelanggan.

Baca: Menjelang Uji Coba, Sekda DKI Tinjau Koridor 13 Transjakarta

“Ini untuk menyiapkan operasional di Senin 14 Agustus 2017, yang bertepatan dengan hari kerja yang tentunya akan ramai oleh pelanggan Transjakarta,” katanya. Budi optimistis koridor 13 sepanjang 9,4 km akan memudahkan warga Ciledug maupun Jakarta. “Masyarakat Ciledug yang beraktivitas di Jakara atau sebaliknya akan terbantu.”


Budi mengatakan layanan gratis koridor 13 pada 13 Agustus 2017 melewati rute Ciledug-Tendean dan Ciledug-Ragunan. Layanan gratis itu akan dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB hingga 19.00 WIB. “Untuk Ciledug-Ragunan hanya akan beroperasi pada 13 Agustus 2017.”

Menurut Budi, untuk koridor 13 Transjakarta rute Ciledug-Tendean telah disiapkan sejumlah bus, pengemudi, petugas layanan bus (PLB), petugas halte, dan mesin gate sebagai akses pelanggan. Seluruh persiapan itu telah dilakukan sejak Mei lalu dengan mengoperasikan bus dari pukul 09.00 hingga 15.00 WIB di koridor 13 sebagai uji coba.

 

GHOIDA RAHMAH


Grafis

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Warga muslim di Asgardia tetap dapat melaksanakan ibadah salat di luar angkasa, bagaimana tata cara yang dianjurkan?