Rabu, 16 Agustus 2017

Mardani Ingatkan Relawan Anies dan Sandi Tak Minta-minta Proyek

Minggu, 13 Agustus 2017 | 18:58 WIB
Bakal calon wakil Gubernur DKI Jakarta, Mardani Ali Sera. Mardani adalah kader Partai Keadilan Sejahtera. Tempo/Rezki Alvionitasari.

Bakal calon wakil Gubernur DKI Jakarta, Mardani Ali Sera. Mardani adalah kader Partai Keadilan Sejahtera. Tempo/Rezki Alvionitasari..

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua tim pemenangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera, meminta relawan meluruskan niat mendukung pasangan gubernur yang akan dilantik Oktober 2017.

Maksudnya, kata Mardani, tidak ada relawan yang boleh merasa berhak atas proyek tertentu di DKI. "Tidak boleh ada yang sibuk ini kaveling saya, ini jatah saya. Kalau itu dilakukan niat kita akan hilang," kata Mardani dalam acara Silaturahmi Akbar Relawan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Ahad, 13 Agustus 2017.

"Kita sudah kenal Mas Anies, Bang Sandi, insya Allah dia tidak berubah," ujar Mardani.

Baca: Mardani Nilai Kemenangan Anies dan Sandi Berkat Kekuatan Doa

Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Basewdan, berjanji tetap meninggikan para relawannya. Menurut Anies, relawan yang selama ini setia mendukungnya merupakan harta yang paling berharga dan tak ternilai. "Relawan tidak dibayar bukan karena tidak bernilai tapi karena tak ternilai harganya," kata Anies.

Baca juga: Rekapitulasi KPU DKI, Anies-Sandi Menang Telak Atas Ahok-Djarot

Anies dan Sandi hadir mengenakan kemeja putih. Kedatangan keduanya disambut tepuk tangan dan yel-yel yang gegap gempita, serta pertunjukan tarian. 

INGE KLARA SAFITRI


Grafis

Asgardia, Negera Luar Angkasa Pertama, Segera Dibangun

Asgardia, Negera Luar Angkasa Pertama, Segera Dibangun

Sejak diumumkan pada Oktober tahun lalu, lebih dari 280 ribu orang mendaftar menjadi warga negara luar angkasa Asgardia. Proyek mimpi yang sarat kontroversi. Meski masih berupa konsep, Asgardia kini tengah menghimpun 100 ribu pendukung konstitusinya untuk mendaftarkan status negara itu ke Perserikatan Bangsa-Bangsa.